Penerimaan Mahasiswa Baru
Seleksi Mandiri Penelusuran Bibit Unggul UGM 2026, Ada Jalur Tidak Mampu dan Berprestasi
UGM buka Seleksi Mandiri Penelusuran Bibit Unggul (PBU), ada kategori tidak mampu dan berprestasi, pendaftaran dibuka pada 14-29 April 2026.
Ringkasan Berita:
- UGM bula Seleksi Mandiri Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM) dan Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB) 2026.
- Pendaftaran Seleksi Mandiri PBUTM dan PBUB UGM 2026 dibuka mulai 14-29 April 2026.
- Proses pendaftaran dibuka secara online melalui laman https://um.ugm.ac.id/pendaftaran/.
TRIBUNNEWS.COM - UGM buka Seleksi Mandiri Penelusuran Bibit Unggul (PBU) tahun 2026, ada kategori tidak mampu dan berprestasi, pendaftaran dibuka pada 14-29 April 2026.
Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka seleksi mandiri penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Penelusuran Bibit Unggul (PBU) tahun 2026.
Terdapat dua kategori Seleksi Mandiri PBU UGM 2026, yakni Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM) dan Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB).
Seleksi Mandiri PBUTM merupakan jalur seleksi yang diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian UGM terhadap calon peserta dengan kemampuan akademik tinggi dan mempunyai prestasi, namun terkendala keterbatasan ekonomi.
Sementara jalur PBUB diperuntukkan bagi siswa pemenang/juara lomba di bidang olahraga, seni, dan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) sesuai Program Studi yang dipilih.
Tingkat kejuaraan yang diakui adalah kejuaraan tingkat provinsi, nasional, maupun internasional dan/atau kejuaraan yang diselenggarakan oleh UGM, dibuktikan dengan sertifikat/piagam kejuaraan.
Juara pada kejuaraan beregu harus dibuktikan dengan kehadiran dan keikutsertaan seluruh anggota tim saat pelaksanaan lomba.
Pendaftaran Seleksi Mandiri PBUTM dan PBUB UGM 2026 dibuka mulai 14-29 April 2026.
Proses pendaftaran dibuka secara online melalui laman https://um.ugm.ac.id/pendaftaran/.
Selengkapnya, simak persyaratan, alur pendaftaran, dan jadwal Seleksi Mandiri PBUTM dan PBUB UGM 2026 di bawah ini.
Baca juga: Jalur Mandiri UM UGM CBT 2026: Syarat, Cara Daftar, dan Jadwal Seleksi
Persyaratan Seleksi Mandiri PBUTM dan PBUB UGM 2026
1. Seleksi Mandiri PBUTM UGM 2026
Syarat Umum:
- sedang menempuh kelas terakhir SMA/MA/SMK/sederajat atau Paket C yang akan lulus pada tahun berjalan dengan umur maksimal 25 (dua puluh lima) tahun (per 1 Juli pada tahun berjalan);
- memiliki surat keterangan sedang menempuh kelas 12 (dua belas) atau surat keterangan lulus bagi calon peserta yang berada di kelas terakhir SMA/MA/SMK/sederajat atau Paket C yang sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang dibubuhi cap/stempel dari sekolah/lembaga penyelenggara Paket C yang sah.
Syarat Khusus:
- memiliki Kartu Indonesia Pintar atau pendaftar Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-Kuliah) atau surat keterangan yang dicetak dari aplikasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN);
- pendapatan kotor gabungan orang tua/wali penanggung biaya sebesar ≤ Rp4.000.000,00 (empat juta rupiah) per bulan;
pendapatan kotor gabungan orang tua/wali penanggung biaya dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak sebesar Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per bulan; - pendidikan orang tua/wali penanggung biaya setinggi-tingginya Sarjana (S1) atau Sarjana Terapan (D4);
telah lulus SMA/MA/SMK/sederajat pada tahun berjalan; - nilai pengetahuan dalam rapor ≥ Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk semua mata pelajaran pada semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima), atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan program 4 (empat) tahun;
- direkomendasikan oleh sekolah dan termasuk dalam 25 persen (dua puluh lima persen) siswa terbaik di kelasnya; dan
memiliki sertifikat juara dalam kejuaraan tingkat provinsi (juara 1), nasional (juara 1, juara 2, atau juara 3), atau internasional (juara 1, juara 2, juara 3, atau finalis) dan/atau kejuaraan yang diselenggarakan oleh UGM (juara 1, juara 2, atau juara 3) dibuktikan dengan sertifikat/piagam kejuaraan.
2. Seleksi Mandiri PBUB UGM 2026
Syarat Umum:
- sedang menempuh kelas terakhir SMA/MA/SMK/sederajat atau Paket C yang akan lulus pada tahun berjalan dengan umur maksimal 25 (dua puluh lima) tahun (per 1 Juli pada tahun berjalan);
- lulusan SMA/MA/SMK/sederajat 1 (satu) tahun terakhir atau lulusan Paket C dalam 1 (satu) tahun terakhir dengan umur maksimal 25 (dua puluh lima) tahun (per 1 Juli pada tahun berjalan);
- memiliki prestasi akademik baik dan konsisten;
- memiliki surat keterangan sedang menempuh kelas 12 (dua belas) atau surat keterangan lulus bagi calon peserta yang berada di kelas terakhir SMA/MA/SMK/sederajat atau Paket C yang sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang dibubuhi cap/stempel dari sekolah/lembaga penyelenggara Paket C yang sah; atau
- memiliki ijazah bagi calon peserta lulusan SMA/MA/SMK/sederajat atau lulusan Paket C dalam 1 (satu) tahun terakhir.
Syarat Khusus:
a. Klaster IPTEK
- lulusan SMA/MA/SMK/sederajat pada tahun berjalan;
- nilai pengetahuan dalam rapor ≥ Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk semua mata pelajaran pada semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima), atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan program 4 (empat) tahun; dan
- Juara Lomba Bidang IPTEK, meliputi: Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian dan Geografi, dan bidang lain yang sesuai;
- Juara lomba IPTEK sebagaimana dimaksud di atas, meliputi:
- Finalis atau Juara 1, Juara 2, Juara 3 dalam kompetisi: International Mathematics Olympiad (IMO), International Physics Olympiad (IPhO), International Biology Olympiad (IBO), International Chemistry Olympiad (IChO), International Olympiad in Informatics (IOI);
- Juara 1, Juara 2, atau Juara 3 dalam kejuaraan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, UGM, dan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI)/National School Debating Championship (NSDC); atau
- Juara 1 dalam kejuaraan tingkat provinsi pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) dan Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI)/National School Debating Championship (NSDC). - direkomendasikan oleh sekolah dan termasuk 25 persen (dua puluh lima persen) siswa terbaik di kelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-gadjah-mada-ugm4.jpg)