Kurikulum Merdeka
Kunci Jawaban Biologi Kelas 12 Kurikulum Merdeka Halaman 79: Identifikasi Forensik
Kunci jawaban Biologi Kelas 12 halaman 79 tentang Genetik dan Pewarisan Sifat. Siswa diminta membaca teks sebelum mengisi jawaban.
TRIBUNNEWS.COM - Kunci jawaban Biologi Kelas 12 Kurikulum Merdeka halaman 79 disediakan sebagai bahan referensi sekaligus panduan belajar bagi siswa.
Tujuannya untuk membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Dengan adanya kunci jawaban ini, siswa dapat membandingkan hasil pekerjaan mereka dengan jawaban yang benar, sehingga lebih mudah menemukan kesalahan dan memperbaikinya.
Sebelum melihat kunci jawaban, sangat dianjurkan agar siswa terlebih dahulu berusaha mengerjakan soal secara mandiri.
Pada buku Biologi Kelas 12 halaman 79 Kurikulum Merdeka yang ditulis oleh Shilviani Dewi, Amalia Shari, Rani Elisa Purba dan diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021, terdapat latihan yang berkaitan dengan materi Bab 2, yaitu Genetik dan Pewarisan Sifat.
Baca juga: Kunci Jawaban Biologi Kelas 12 Kurikulum Merdeka Halaman 40: Reaksi Terang dan Gelap
Biologi Kelas 12 Halaman 79
Ada suatu kasus pembunuhan yang terjadi di sebuah rumah. Pelaku meninggalkan jejak berupa bercak darah dan puntung rokok yang terdapat sel epitel bibir tertinggal di sana. Polisi melakukan identifikasiforensikuntukmencari sangpelakudenganmenerapkan teknologi DNA. Ternyata, metode forensik tersebut menggunakan prinsip genetika untuk mengidentifikasi pelaku dengan kesamaan struktur DNA pelaku dan bukti yang berada di lokasi.
Jelaskan bagaimana prinsip pemeriksaan foreksik dengan menerapkan teknologi DNA seperti pada kasus di atas! Lakukan eksplorasi melalui studi literatur mengenai hal tersebut.
Jawaban:
- DNA sebagai identitas biologis
Setiap manusia memiliki susunan DNA yang unik. Dalam forensik, bagian DNA yang digunakan biasanya adalah lokus STR (Short Tandem Repeats), karena sangat bervariasi antar individu dan mudah dianalisis.
- Sumber DNA di TKP
Bukti biologis seperti darah, air liur (sel epitel pada puntung rokok), rambut, atau jaringan tubuh dapat menjadi sumber DNA.
- Proses pemeriksaan
Ekstraksi DNA: Mengambil DNA dari sampel biologis.
Amplifikasi (PCR): Memperbanyak bagian DNA tertentu agar bisa dianalisis.
Analisis STR: Membandingkan pola STR dari sampel TKP dengan DNA tersangka.
Pencocokan profil DNA: Jika pola STR sama, maka kemungkinan besar sampel berasal dari orang yang sama.
Baca juga: 50 Soal Ujian Sekolah Sosiologi Kelas 12 2026 dan Kunci Jawaban ASAJ, US
- Aplikasi dalam Kasus Kriminal
Identifikasi pelaku: DNA dari puntung rokok di TKP dibandingkan dengan DNA tersangka. Jika cocok, bukti kuat bahwa tersangka ada di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Siswa-SMA-Belajar-Kuliah_20241104_193133.jpg)