PINTAR Kemenag
Kemenag Siapkan 250 Ribu Kuota Diklat Online Kurikulum Berbasis Cinta, Pendaftaran Ditutup Hari Ini
Kemenag buka 250 ribu kuota Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) berbasis MOOC Pintar, dengan pendaftaran terakhir hari ini 21 April 2026.
Ringkasan Berita:
- Kemenag membuka 250 ribu kuota Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) berbasis MOOC Pintar yang ditujukan bagi ASN dan masyarakat, pendaftaran ditutup pada 21 April 2026.
- Hingga saat ini sudah sekitar 243 ribu peserta mendaftar, dan pelatihan akan dilaksanakan secara daring pada 22–28 April 2026.
- Program ini merupakan kolaborasi Kemenag, Pusbangkom SDM, dan mitra internasional untuk memperkuat pendidikan ramah anak yang inklusif, humanis, dan berbasis nilai kasih sayang.
TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Agama (Kemenag) membuka kesempatan luas bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum untuk mengikuti Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan secara daring melalui Massive Open Online Course (MOOC) Pintar.
Kurikulum Berbasis Cinta adalah pendekatan pendidikan yang menitikberatkan pada titik temu antarumat manusia, bukan perbedaan.
Kurikulum ini sudah diluncurkan Menteri Agama Nasaruddin Umar pada 24 Juli 2025 lalu.
Program ini menyediakan sekitar 250 ribu kuota peserta sebagai bagian dari penguatan kompetensi pendidik di Indonesia.
Dikutip dari laman resmi Kemenag, hingga saat ini, antusiasme pendaftar cukup tinggi dengan tercatat sekitar 243 ribu peserta yang telah mendaftar, mayoritas berasal dari kalangan guru dan dosen.
Pendaftaran pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta di MOOC Pintar dibuka mulai 17 April sampai 21 April 2026.
Link Daftar Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) >>> Klik
Pelatihan KBC berbasis MOOC ini merupakan hasil kerja sama antara Pusbangkom SDM Kemenag, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, serta kemitraan pendidikan Australia-Indonesia melalui Program INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia).
Program ini dirancang untuk memperkuat praktik pembelajaran yang ramah anak dan selaras dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
Pelaksanaan pelatihan dijadwalkan berlangsung secara asynchronous pada 22–28 April 2026.
Pembukaan kegiatan rencananya akan dilakukan oleh Menteri Agama pada 22 April 2026 sebagai tanda dimulainya rangkaian pelatihan nasional tersebut.
Menag Nasaruddin Umar berharap terobosan digital ini mampu mentransformasi wajah pendidikan keagamaan di Indonesia secara profesional dan menyeluruh.
Baca juga: Perkuat Harmoni Keberagaman di Indonesia, Kemenag Susun Kurikulum Berbasis Cinta
"Saya berharap pelatihan ini memberikan gambaran penerapan secara riil dari Kurikulum Berbasis Cinta dengan lebih profesional," ungkap Menag saat menerima audiensi Tim Balitbangdiklat Kemenag di Kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Sementara itu, Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM), Muhammad Ali Ramdhani, menekankan pentingnya standarisasi materi agar implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dapat diterapkan secara efektif di satuan pendidikan.
"Melalui standarisasi yang jelas, setiap pendidik diharapkan mampu memberikan muatan kurikulum cinta agar dapat lebih mudah dan praktis diterapkan di unit pendidikan masing-masing", ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kurikulum-Berbasis-Cinta-Kemenag.jpg)