Penerimaan Mahasiswa Baru
Pendaftaran UM-PTKIN 2026 Sudah Dibuka, Simak Hal Penting yang Wajib Dipahami Peserta
Pendaftaran UM-PTKIN 2026 dibuka dengan sistem seleksi elektronik (SSE), simak hal-hal yang harus dipahami agar proses administrasi berjalan lancar.
Ringkasan Berita:
- Pendaftaran UM-PTKIN 2026/2027 resmi dibuka dengan sistem seleksi elektronik (SSE) yang mengedepankan prinsip transparan, inklusif, dan objektif.
- Peserta dari lulusan 2024–2026 dapat mendaftar, memilih maksimal 3 program studi, serta mengikuti ujian di lokasi PTKIN terdekat.
- Calon peserta diimbau hanya mengakses informasi resmi, tidak menunda pendaftaran, dan memastikan proses selesai hingga tahap finalisasi.
TRIBUNNEWS.COM - Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) resmi membuka jalur Ujian Masuk (UM) PTKIN tahun akademik 2026/2027.
Seleksi tahun ini kembali mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, serta pemanfaatan teknologi melalui Sistem Seleksi Elektronik (SSE).
Menurut Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Abd. AzizI, melalui Sistem Seleksi Elektronik (SSE) proses ujian dirancang untuk menjaring bibit unggul secara objektif.
"UM-PTKIN adalah gerbang bagi talenta muda untuk mendapatkan pendidikan yang mengintegrasikan kecerdasan akademik dengan penguatan karakter islami. Kami berkomitmen menyediakan sistem seleksi yang inklusif, transparan, dan akuntabel bagi seluruh lulusan MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal (PDF)/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS)/Mu'adalah Muallimin/Mua'dalah Salafiyah/sederaja," ujar Aziz, dikutip dari Kemenag, Selasa (21/4/2026).
Sementara itu, Ketua Pokja Humas Nasional PMB PTKIN, Widi Cahya Adi, mengimbau calon peserta agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi selama proses pendaftaran berlangsung.
Peserta diminta hanya mengacu pada kanal resmi panitia nasional serta aktif melakukan verifikasi informasi agar terhindar dari kesalahan teknis maupun informasi yang tidak valid.
"Kami mengimbau seluruh calon peserta untuk bersikap kritis dan hanya merujuk pada kanal informasi resmi panitia nasional. Ketelitian dalam membaca petunjuk teknis adalah langkah awal kesuksesan. Jika ditemukan kendala sistem, tim helpdesk kami siap memberikan pendampingan secara responsif," tegasnya.
Panitia juga mengingatkan agar peserta tidak menunda pendaftaran hingga mendekati batas akhir guna menghindari potensi kepadatan sistem.
Seluruh informasi resmi dan panduan pendaftaran dapat diakses melalui laman um-ptkin.ac.id.
Hal Penting yang Wajib Dipahami Peserta
Bagi para calon peserta, terdapat beberapa poin utama yang harus dipahami agar proses administrasi berjalan lancar.
Baca juga: Cara Bayar Pendaftaran UM-PTKIN 2026, Lengkap dengan Besaran dan Batas Waktu Pembayarannya
- Aksesibilitas Lulusan: Jalur ini dapat diikuti oleh lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026. Hal ini memberikan ruang bagi gap year untuk kembali berkompetisi.
- Fleksibilitas Pilihan: Peserta diperbolehkan memilih maksimal 3 program studi pada PTKIN yang berbeda di seluruh Indonesia.
- Efisiensi Lokasi: Meskipun memilih prodi di luar pulau, peserta dapat mengikuti ujian (SSE) di titik lokasi PTKIN terdekat dari domisili saat ini.
Setiap pendaftar bisa pilih maksimal 3 program studi.
Pendaftar juga bisa memilih lokasi ujian yang paling dekat dengan domisili.
Selain itu, peserta juga diingatkan untuk menyelesaikan seluruh tahapan pendaftaran hingga finalisasi, karena proses dianggap sah setelah tahap tersebut selesai.
Biaya Pendaftaran
Biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika transaksi menggunakan bank selain Bank Mandiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)