Jumat, 12 Juni 2026

Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 101 Edisi Revisi: Belanja Zaman Dahulu

Simak berikut merupakan kunci jawaban buku pelajaran IPAS kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 101 bab 5 : Belanja Zaman Dahulu

Tayang:
/SURYA/HABIBUR ROHMAN
SEMANGAT SEKOLAH - Setelah beberapa pekan pembelajaran diistirahatkan pada liburan Lebaran Idul Fitri 2026, siswa kembali masuk dan mengikuti kegiatan sekolah di SDN Jemur Wonosari I-417 Surabaya, Senin (30/03/2026). Simak berikut merupakan kunci jawaban buku pelajaran IPAS kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 101 bab 5 : Belanja Zaman Dahulu. (SURYA/HABIBUR ROHMAN) 

TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran IPAS kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 101 bab 5.

Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran IPAS kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 101, karangan Kusumawardhani Ardilla, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2025 yakni bijak menggunakan uang.

Bijak menggunakan uang adalah sikap menggunakan uang dengan hati-hati, sesuai kebutuhan, dan tidak boros. Orang yang bijak dalam menggunakan uang akan memikirkan terlebih dahulu sebelum membeli sesuatu.

Dengan bijak menggunakan uang, kita dapat belajar hidup hemat, teratur, dan lebih menghargai hasil kerja keras orang tua.

Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.

Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 101 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.

Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 101: Belanja Zaman Dahulu

Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 101

Belanja Zaman Dahulu: Tukar Barang, Bukan Bayar Uang

Dahulu, sebelum ada uang, orang memenuhi kebutuhan dengan cara barter. Barter artinya saling menukar barang atau jasa. Misalnya, beras ditukar dengan ikan, ayam ditukar dengan buah, atau kayu bakar ditukar dengan singkong.

Namun, barter mempunyai banyak kesulitan. Dalam barter, sulit untuk menentukan nilai barang. Misalnya, apakah 12 jeruk sama dengan 1 kilogram gandum?

Barter juga hanya bisa terjadi kalau kedua orang samasama membutuhkan. Barter kadang sulit dibagi, seperti ayam ditukar dengan meja. Barang yang ditukar juga bisa terlalu berat untuk dibawa, seperti kerbau, atau cepat rusak, seperti buah yang membusuk.

Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 86 Edisi Revisi: Amati Tumbuhan di Sekitar

Karena banyak kesulitan itu, orang mulai mencari cara baru. Awalnya, manusia menggunakan barang berharga sebagai alat tukar, misalnya garam, kulit kerang, atau hasil bumi. Namun, barang-barang ini juga terbatas dan tidak selalu praktis.

Selanjutnya, orang mulai memakai logam mulia, seperti emas, perak, dan tembaga. Uang logam pertama kali dibuat oleh bangsa Lydia di Turki sekitar tahun 580 SM. Uang logam ini terbuat dari emas dan perak, bentuknya kecil seperti kacang polong, dan lebih mudah dipakai daripada barter.

Beberapa ratus tahun kemudian, di Tiongkok pada masa Dinasti Song, muncullah uang kertas sekitar abad ke-10 Masehi. Uang kertas diciptakan karena uang logam terlalu berat jika jumlahnya banyak.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved