Kurikulum Merdeka
Kunci Jawaban IPAS Kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 111 Edisi Revisi: Diagram Prioritas
Simak ebrikut merupakan kunci jawaban buku pelajaran IPAS kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 111 bab 5: Diagram Prioritas
Kesimpulan kelompok kami adalah bahwa menentukan urutan belanja harus dilakukan dengan membuat skala prioritas. Barang yang penting dan mendesak harus dibeli terlebih dahulu, sedangkan barang yang tidak terlalu penting dapat ditunda pembeliannya.
Kami memilih barang berdasarkan kebutuhan sehari-hari di sekolah. Alat tulis, buku, makanan, dan seragam termasuk kebutuhan penting karena digunakan setiap hari. Jika tidak dibeli, kegiatan belajar dapat terganggu. Sementara itu, mainan, jajanan, atau aksesoris termasuk keinginan sehingga bisa dibeli nanti jika masih ada uang.
Diagram prioritas:
- Penting dan Mendesak
- Buku tulis → diperlukan untuk mencatat pelajaran setiap hari.
- Pensil dan penghapus → digunakan untuk menulis dan mengerjakan tugas.
- Seragam sekolah → dipakai saat sekolah setiap hari.
- Sepatu sekolah → melindungi kaki saat berjalan ke sekolah.
- Bekal makanan → memberi energi agar bisa belajar dengan baik.
- Botol minum → membantu membawa air minum sendiri
- Penting tetapi Tidak Mendesak
- Tas baru model terbaru → tas lama masih bisa dipakai.
- Tempat pensil baru → yang lama masih berfungsi.
- Jaket baru → masih punya jaket lama.
- Buku gambar tambahan → belum terlalu diperlukan sekarang.
- Jam tangan baru → bukan kebutuhan utama sekolah.
- Tidak Penting tetapi Mendesak
- Jajanan di kantin → ingin dibeli karena lapar atau tertarik.
- Minuman dingin → hanya untuk kesegaran sementara.
- Mainan kecil → hanya untuk hiburan.
- Stiker lucu → bukan kebutuhan belajar.
- Permen atau cokelat → hanya keinginan sesaat.
- Tidak Penting dan Tidak Mendesak
- Boneka baru → tidak digunakan untuk belajar.
- Aksesoris mahal → hanya untuk gaya.
- Game baru → tidak terlalu dibutuhkan sekarang.
- Hiasan meja belajar → masih bisa ditunda.
- Sepatu warna-warni tambahan → sudah punya sepatu sekolah.
Dengan membuat skala prioritas, kami belajar hidup hemat, bijak menggunakan uang, dan mendahulukan kebutuhan daripada keinginan.
*) Disclaimer:
- Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
- Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
(Tribunnews.com/Namira)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Siswa-Tetap-Semangat-Masuk-Sekolah-Setelah-Libur-Lebaran-2026_20260330_122947.jpg)