Jumat, 29 Mei 2026
Deutsche Welle

Iran Serang Balik AS, Konflik Hormuz Memanas

AS menembak jatuh drone Iran dan menyerang pusat kendali di Bandar Abbas untuk menjaga gencatan senjata yang rapuh. Sebagai balasan,…

Tayang:
Deutsche Welle
Iran Serang Balik AS, Konflik Hormuz Memanas 

Iran menyatakan menyerang sebuah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) sebagai balasan atas serangan AS di dekat Bandar Abbas, menurut pernyataan Garda Revolusi Iran pada Kamis (28/5) yang disiarkan media pemerintah IRIB.

“Setelah agresi militer AS pada pagi ini terhadap lokasi di pinggiran Bandara Bandar Abbas menggunakan proyektil udara, pangkalan udara AS yang menjadi sumber serangan itu ditargetkan pada pukul 04.50 pagi waktu setempat,” kata Garda Revolusi, dikutip IRIB.

Garda Revolusi tidak mengungkap lokasi pangkalan yang diserang. Namun sebelumnya, Kuwait, sekutu AS, mengatakan pihaknya sedang merespons serangan rudal dan drone pada Kamis (28/5) dini hari.

Sementara itu, pasukan Iran melepaskan tembakan peringatan ke 4 kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz tanpa izin, menurut laporan kantor berita IRIB pada Kamis.

“Mereka sudah diperingatkan, tetapi setelah mengabaikan peringatan tersebut, tembakan peringatan dilepaskan sehingga mereka terpaksa berbalik arah,” tulis IRIB dalam unggahan di Telegram.

Tembakan itu dilepaskan sekitar pukul 00.35 waktu setempat. Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai kapal-kapal tersebut.

Iran menuduh AS melanggar gencatan senjata, tetapi pemerintah di Teheran memberi sinyal masih terbuka untuk perundingan. AS menyebut serangan tersebut sebagai tindakan “defensif”, sementara Iran menyebutnya sebagai “pelanggaran besar” terhadap gencatan senjata rapuh yang telah berlaku sejak awal April.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump kemungkinan mulai kehilangan dukungan dari dalam Partai Republik, di tengah meningkatnya kritik terhadap perang serta kenaikan harga bensin dan minyak.

AS Klaim tembak jatuh drone Iran di Bandar Abbas

Sebelumnya, militer AS mengatakan telah menembak jatuh 4 drone Iran dan menyerang pusat kendali drone di kota pelabuhan Bandar Abbas pada Rabu untuk mencegah peluncuran drone kelima.

Operasi itu menjadi hari kedua serangan yang disebut Washington sebagai langkah “defensif” terhadap Iran pekan ini, di tengah pembicaraan gencatan senjata yang masih rapuh dalam konflik yang telah berlangsung hampir tiga bulan.

“Tindakan ini terukur, murni defensif, dan ditujukan untuk menjaga gencatan senjata,” kata seorang pejabat kepada Reuters. Pejabat AS mengatakan drone-drone tersebut dianggap sebagai ancaman di sekitar Selat Hormuz.

Sebelumnya, Pentagon menyebut serangan AS pada Senin malam menargetkan lokasi peluncuran rudal Iran dan kapal peletak ranjau yang dinilai mengancam pasukan AS serta jalur pelayaran.

Sanksi baru AS ke Iran picu kekhawatiran pasar minyak

Pemerintah AS menjatuhkan sanksi baru terhadap Otoritas Selat Teluk Persia Iran, lembaga baru yang memungut biaya transit di Selat Hormuz.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pungutan tersebut menunjukkan bahwa Teheran “sangat membutuhkan uang” setelah tekanan ekonomi dari AS meningkat.

Pejabat AS juga memperingatkan bahwa pihak yang membayar biaya transit itu dapat terkena sanksi karena berpotensi mendukung Garda Revolusi Iran.

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved