Iran Serang Balik AS, Konflik Hormuz Memanas
AS menembak jatuh drone Iran dan menyerang pusat kendali di Bandar Abbas untuk menjaga gencatan senjata yang rapuh. Sebagai balasan,…
Di tengah langkah baru Washington tersebut, harga minyak dunia naik pada Kamis (28/5) setelah serangan terbaru AS terhadap Iran kembali meningkatkan ketegangan di tengah gencatan senjata yang rapuh dan upaya diplomatik untuk mengakhiri perang.
Minyak mentah Brent naik hampir 2% menjadi 96,13 dolar AS (sekitar Rp1,7 juta) per barel, sementara minyak acuan AS, WTI, naik 1,75% menjadi 90,23 dolar AS (sekitar Rp1,6juta) per barel.
Kenaikan ini terjadi sehari setelah harga minyak sempat turun tajam pada Rabu akibat harapan akan tercapainya kesepakatan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dalam konflik yang selama berbulan-bulan telah mengganggu pelayaran di Selat Hormuz.
Israel sebut serang infrastruktur Hezbollah di Lebanon selatan
Militer Israel mengatakan pada Kamis telah mulai menyerang infrastruktur Hezbollah di sekitar kota Tyre, Lebanon selatan, setelah sebelumnya meminta warga sipil meninggalkan wilayah tersebut.
“IDF [Pasukan Pertahanan Israel] telah mulai menyerang infrastruktur Hezbollah di wilayah Tyre,” tulis militer Israel di Telegram.
Sebelum serangan dimulai, militer Israel meminta warga di sekitar bangunan yang menjadi target untuk bergerak ke utara Sungai Zahrani dan memperingatkan bahwa tetap berada di wilayah itu “membahayakan keselamatan Anda.”
Kantor berita resmi Lebanon melaporkan serangan Israel menghantam Tyre dan wilayah sekitarnya pada Kamis pagi, merusak sebuah bangunan dan memicu kebakaran.
Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Rahka Susanto
Editor: Rizki Nugraha
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BDeutsche-Welle77267742_403.jpg.jpg)