Demo di Jakarta
Penampakan Rumah Ahmad Sahroni yang Hancur Diamuk Massa, Barang-barang Dijarah
Dari pantauan Tribun Jakarta, tampak kondisi rumah Ahmad Sahroni hancur berantakan dan massa menjarah barang-barang yang ada.
TRIBUNNEWS.COM - Rumah anggota DPR RI sekaligus politikus Partai NasDem, Ahmad Sahroni, di Tanjung Priok, Jakarta Utara, diamuk massa hingga hancur, Sabtu (30/8/2025).
Amarah massa ini dipicu oleh pernyataan Ahmad Sahroni terkait demo yang digelar masyarakat untuk mendesak pembubaran DPR RI beberapa waktu lalu.
Ia menyebut bahwa masyarakat yang menginginkan DPR RI bubar memiliki mental sebagai "orang tertolol sedunia".
Ucapan tersebut kemudian menuai kritik keras dari berbagai kalangan, hingga rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok digeruduk oleh massa.
Warga melempari batu dan menghancurkan pagar, insiden ini pun menimbulkan kerusakan parah.
Massa juga menghancurkan mobil listrik yang terparkir di halaman rumah Ahmad Sahroni.
Dilansir YouTube Tribun Jakarta, tampak kondisi rumah Ahmad Sahroni hancur berantakan dan massa menjarah barang-barang yang ada di dalam rumah tersebut.
Bahkan, terlihat juga warga yang menggotong kulkas 2 pintu dari rumah Ahmad Sahroni, hingga patung Iron Man milik Ahmad Sahroni juga dibawa massa.
Sejumlah perabotan rumah Ahmad Sahroni pun hancur, kaca-kaca tampak pecah dan serpihan kaca pun berserakan.
Sementara Ahmad Sahroni sendiri diketahui sudah pergi ke luar negeri sehari lalu.
Berikut sejumlah penampakan di rumah Ahmad Sahroni yang hancur lebur diamuk massa.





Kenapa Ahmad Sahroni Disorot?
Nama Ahmad Sahroni dalam beberapa waktu terakhir menjadi sorotan publik usai pernyataannya terkait kisruh kenaikan tunjangan DPR RI.
Dalam salah satu komentarnya, dia menilai desakan masyarakat untuk membubarkan DPR adalah hal keliru.
Bahkan, dalam kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara, Jumat (22/8/2025), Ahmad Sahroni menyebut pernyataan pembubaran DPR sebagai tindakan bodoh.
Pernyataan kontroversial itu dilontarkan Ahmad Sahroni saat memberi respons terhadap kritik dan seruan demo untuk membubarkan DPR, karena gaji dan tunjangan anggota dewan yang dinilai fantastis.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.