BPH Migas Periksa Kesiapan Pertamina Hadapi Arus Balik

Ia melanjutkan inspeksi ke SPBU untuk memastikan kesiapan stok BBM di jalur wisata dan arus balik Lebaran 2019.

BPH Migas Periksa Kesiapan Pertamina Hadapi Arus Balik
dok. Pertamina
Direktur BBM BPH Migas Patuan Alfon Simanjuntak meninjau langsung kesiapan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I dalam menghadapi arus balik. Pada Jumat (07/06), Alfon menemui tim Satgas Rafi Pertamina di Posko kantor MOR. 

Direktur BBM BPH Migas Patuan Alfon Simanjuntak meninjau langsung kesiapan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I dalam menghadapi arus balik. Pada Jumat (07/06), Alfon menemui tim Satgas Rafi Pertamina di Posko kantor MOR.

Ia melanjutkan inspeksi ke SPBU untuk memastikan kesiapan stok BBM di jalur wisata dan arus balik Lebaran 2019.

Pada kesempatan itu, tim Satgas Pertamina melaporkan upaya menjaga ketersediaan dan kelancaran BBM. Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo menjelaskan selama masa mudik 1 - 6 Juni, penyaluran bahan bakar bensin meningkat 20 persen dibanding konsumsi normal. Sedangkan konsumsi bahan bakar diesel menurun 24 persen.

"Selama masa mudik, Pertamax Turbo jadi pilihan pemudik dengan prosentase kenaikan mencapai 44 persen. Disusul Pertamax dengan kenaikan 43 persen," ujar Roby. Konsumsi Premium pun melonjak cukup signifikan di angka 31 persen dibandingkan periode normal.

Pertamina Dex menjadi primadona pemudik untuk bahan bakar kendaaraan bermesin disel. Sejak awal Juni, tercatat lonjakan konsumsi mencapai 52 persen dibanding periode normal.

Dalam kunjungan kerjanya, Alfon meyampaikan apresiasi kepada Pertamina dalam menjaga ketersediaan BBM. “Pasokan BBM di sepanjang jalur wisata dan jalur arus balik selalu tersedia dan aman. Awak mobil tangki dan operator SPBU tidak mengenal libur dalam melayani kebutuhan BBM masyarakat," ujarnya.

"Pertamina juga sudah antisipasi dengan baik potensi kendala seperti kemacetan atau longsor dengan menyiapkan SPBU motorist BBK,” lanjut Alfon.

Untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM, Pertamina menambah SPBU kantong di Sumut. Rencana awal sebanyak lima titik, menjadi 6 titik.

Yaitu di SPBU 14.222.236 Kabupaten Dairi, SPBU 14224307 Kabupaten Tapanuli Utara, SPBU 14222308 Kabupaten Humbang Hasundutan, SPBU 14227312 Kodya Padang Sidempuan, SPBU 14221286 Kabupaten Karo, dan SPBU 14211214 Kabupaten Simalungun. Masing-masing SPBU kantong menyediakan rata-rata kapasitas 16.000 liter Premium.

"Kami juga menyiagakan dua SPBU Modular di jalur tol Medan - Tebingtinggi KM 65+700 A dan 65+700 B. SPBU Modular melayani konsumen sejak Kamis (30/04) hingga H+ 10 mendatang. SPBU Modular menyediakan Pertamax dan Dex kemasan, serta beroperasi 24 jam," tutur Roby.

Untuk menambah kenyamanan pemudik, Pertamina memastikan seluruh fasilitas layanan di SPBU dalam kondisi bersih dan berfungsi dengan baik.

Melalui program bedah mushalla, dilaksanakan renovasi dan pelengkapan sarana ibadah di sejumlah 5 mushalla Sumut.

Disisi pelayanan terhadap maskapai penerbangan, penyaluran Avtur menunjukkan peningkatan sebesar tujuh persen pada periode 31 Mei 2019. Adapun ketahanan stok avtur dalam kondisi sangat aman hingga 45 hari ke depan.(*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved