Kamis, 23 April 2026

Momentum Hari Kartini, Pertamina Hadirkan Layanan Mamografi Keliling Ramah Difabel

Pertamina menyerahkan mobil mamografi untuk memperluas deteksi dini kanker payudara dan menjangkau perempuan hingga ke berbagai wilayah.

Editor: Content Writer
Dok. Pertamina
DETEKSI DINI KANKER - Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza menyerahkan secara simbolis bantuan mobil mamografi kepada Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) saat acara “Gerakan Pink Check & Pasar Murah Sembako Kartini” yang diselenggarakan di Area Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Selasa, (21/04/2026). 

TRIBUNNEWS.COM – Pertamina memperluas akses layanan kesehatan perempuan dengan menyerahkan satu unit mobil mamografi kepada Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), Selasa (21/4/2026).

Penyerahan yang bertepatan dengan momentum Hari Kartini ini menjadi langkah konkret dalam mendorong deteksi dini kanker payudara melalui layanan kesehatan keliling yang lebih inklusif.

Mobil mamografi tersebut merupakan salah satu fasilitas pemeriksaan yang dioperasikan secara mobile dengan teknologi lengkap dan ramah difabel, sehingga mampu menjangkau lebih banyak perempuan hingga ke berbagai wilayah.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, mengatakan kanker payudara masih menjadi kasus tertinggi pada perempuan di Indonesia, sehingga deteksi dini menjadi sangat penting.

“Mobil mamografi ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan mendorong perempuan Indonesia berani memeriksakan diri. Ini bukan sekadar simbol, tetapi upaya nyata menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua YKPI, Linda Agum Gumelar, menyambut baik dukungan tersebut. Ia menilai fasilitas baru yang lebih canggih dan ramah difabel menjadi langkah penting dalam memperluas akses layanan kesehatan perempuan.

Baca juga: Target 2030 Bebas Kanker Leher Rahim, Kemenkes Genjot Imunisasi Nasional HPV

Pertamina bersama YKPI juga meluncurkan program PinkCheck, yakni kampanye kesadaran deteksi dini kanker payudara yang menargetkan 1.000 perempuan untuk menjalani pemeriksaan, baik melalui mobil mamografi maupun edukasi pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).

“Mobil ini memungkinkan perempuan, termasuk pengguna kursi roda, mendapatkan pemeriksaan dengan nyaman dan gratis. Ini wujud bahwa akses kesehatan harus inklusif,” ujar Linda.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menjelaskan unit ini merupakan mobil mamografi kedua yang diserahkan Pertamina setelah program serupa pada 2014.

Ia menyebut, mobil sebelumnya telah menempuh lebih dari 25.000 kilometer dan melayani lebih dari 18.200 perempuan secara gratis.

“Dengan teknologi yang lebih canggih, kami berharap layanan ini memberi manfaat yang lebih luas dalam deteksi dini kanker payudara,” jelasnya.

Dokter yang terlibat dalam sosialisasi, dr Hardina, menambahkan bahwa pemeriksaan mamografi sangat dianjurkan, terutama bagi perempuan usia 40 tahun ke atas, karena kanker payudara kerap tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.

Program ini juga mendapat respons positif dari masyarakat, termasuk kelompok difabel. Salah satu peserta mengaku terbantu dengan fasilitas yang memungkinkan pemeriksaan dilakukan dengan lebih mudah dan nyaman.

Melalui inisiatif ini, Pertamina menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai perusahaan energi, tetapi juga sebagai entitas yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam memperkuat kesehatan perempuan Indonesia.

Baca juga: Ini Alasan Skrining Kanker Perlu Dilakukan Rutin, Meski Tubuh Terasa Sehat

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved