Pilpres 2019
Rahayu Saraswati Nilai Pembangunan Manusia Indonesia Lemah Saat Ini
Rahayu Saraswati menyayangkan pemerintahan presiden Joko Widodo baru memperhatikan pembangunan manusia di tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Sara menambahkan, pembangunan multidimensi tersebut mendesak segera dilakukan guna menghadapi bonus demografi 2030.
Pembangunan itu melibatkan perbaikan gizi anak-anak, peningkatan sistem pendidikan, penguatan ketahanan energi (terutama terbarukan) dan sistem pertahanan, serta kebijakan mengatasi masalah lingkungan.
Baca: Rahayu Saraswati: Gerakan Emas, Inisiatif Emak-Emak Atasi Gizi Buruk
Baca: Rahayu Saraswati Tantang Budiman Sudjatmiko untuk Sampaikan Pendapat ke Komisi DPR
"Multidimensi pembangunan bangsa harus menjadi prioritas, bukan single dimensi seperti yang saat ini berjalan yakni infrastruktur. Kita harus segera berbenah dengan tepat dan Prabowo-Sandi sebagai Presiden dan Wakil Presiden mampu menjawab tantangan dengan solusi yang sesuai," kata Sara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rahayu-saraswati-3.jpg)