Pilpres 2019

TKN: Kemampuan Jokowi Untuk Debat Sudah Teruji Dan Terbukti

Pak Jokowi terbukti bisa kalem tapi juga bisa ofensif. Ketika ofensif, pertanyaannya tajam sehingga bikin Prabowo emosional.

TKN: Kemampuan Jokowi Untuk Debat Sudah Teruji Dan Terbukti
Kolase Tribunnews.com
Jokowi dan Prabowo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Calon Presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) sangat siap menghadapi debat kedua melawan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, pada 17 Februari mendatang.

Meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan dalam segmen keempat pada debat kedua yang akan diselenggarakan 17 Februari mendatang, akan ada debat eksploratif atau tarung bebas.

Demikian disampaikan juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily kepada Tribunnews.com, Selasa (12/2/2019).

"Kemampuan Jokowi untuk debat sudah teruji dan terbukti. Bahkan berdasarkan hasil survei LSI pasca debat I, 50 persen responden menyatakan Jokowi-Amin unggul, sebaliknya hanya 35,4 persen yg menjawab Prabowo-Sandi unggul," ujar Ketua DPP Golkar ini.

Menghadapi debat kedua, menurut Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini, Jokowi juga sangat siap dari sisi stamina maupun substansi.

Lebih lanjut terkait tema debat kedua melingkupi pangan, energi, infrastruktur, lingkungan dan SDA, dia tegaskan, Jokowi sangat menguasai substansinya.

Baca: BPN: Strategi Khusus Prabowo Fokus Pertanyaan Apa Manfaat Langsung Dirasakan Rakyat

"Sebagai petahana, Pak Jokowi menguasai detail angka dan data, paham prosesnya karena banyak mengambil keputusan dan melakukan monitoring serta evaluasi terkait implementasi hal-hal yang menjadi tema debat," tegas Ace.

Bahkan kata dia, Jokowi sering blusukan ke lapangan sehingga mengetahui situasi dan kondisi faktualnya.

"Jadi Pak Jokowi sangat siap dalam aspek penguasaan materi dan permasalahan yg menjadi tema debat kedua," ujarnya.

Demikian pula dengan aspek berkomunikasi, imbuh dia, performa Jokowi di debat pertama sangat meyakinkan. Penyampaian visi-misinya paling komprehensif dan realistis.

Dalam debat komunikasi Jokokowi menurut dia, membumi, mudah dimengerti, jelas posisi argumennya dan tidak keluar dari konteks.

"Pak Jokowi terbukti bisa kalem tapi juga bisa ofensif. Ketika ofensif, pertanyaannya tajam sehingga bikin Prabowo emosional. Jadi Pak Jokowi tahu kapan menyerang kapan harus kalem. Dan emosinya terkendali dan tidak perlu sampai dipijat-pijat untuk meredakan emosi," jelasnya.

Soal bagaimana strategi meyakinkan pemilih, dia menjelaskan, sebetulnya TKN Jokowi-Ma'ruf Amin sudah mengedepankan program yang konkret ketimbang retorika.

Baca: Jelang Debat Pilpres Kedua, Prabowo Akan Soroti Kedaulatan Pangan

"Kami lebih terperinci dengan berbagai program yang ditawarkan ke depan. Justru kami melihatnya sebaliknya dengan kubu 02 sebagaimana tercermin dalam debat pertama. Mereka lebih banyak retorika ketimbang program aksi yang konkret," tegasnya.

Pada debat kedua Pilpres 2019, yang akan digelar pada Minggu (17/2/2019) mendatang, hanya capres yang akan tampil. Tema debat terkait isu energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup dan kehutanan, serta infrastruktur.(*)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved