Pilpres 2019

Sederet Informasi Persiapan Kampanye Akbar Jokowi - Maruf Amin : Rekayasa Lalin Hingga Konsep Acara

Sederet informasi terkait pelaksanaan Kampanye Akbar Jokowi - Maruf Amin yang digelar di SUGBK pada Sabtu (13/4/2019) besok

Sederet Informasi Persiapan Kampanye Akbar Jokowi - Maruf Amin : Rekayasa Lalin Hingga  Konsep Acara
Instagram/@jokowi
Suasana Kampanye akbar Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Selasa (9/4/2019). (Instagram/@jokowi) 

9. Traffic Light Asia Afrika sampai dengan Bundaran Senayan;

10. Bundaran Senayan sampai dengan pertigaan FX;

11. Pertigaan SCBD sampai dengan Bundaran Senayan;

12. Traffic Light Palmerah sampai dengan Layang Permata Hijau;

13. Jalan Tentara Pelajar sampai dengan Patal Senayan;

14. Parkit LOT 17 SCBD.

Ribuan Personel Gabungan Disiagakan 

Demi lancarnya kampanye akbar, telah disiagakan sebanyak 4.953 personel gabungan dalam rangka pengamanan.

Ribuan personel tersebut terdiri dari 330 anggota Korlantas, 60 personel POM TNI, 1.000 personel Dishub, 1.000 personel Satpol PP, dan 2.563 personel Ditlantas Polda Metro Jaya.

Baca: Survei SMRC Catat 6,4 Persen Pemilih Masih Ragu Pilih Jokowi-Maruf, Prabowo-Sandi 4,5 Persen

Prajurit TNI-Polri saat mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/3/2019). Apel tersebut digelar untuk memeriksa kesiapan TNI, Polri dan komponen masyarakat dalam rangka pengamanan kampanye terbuka dan pemungutan suara Pemilu 2019. (Tribunnews/Jeprima)
Prajurit TNI-Polri saat mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/3/2019). Apel tersebut digelar untuk memeriksa kesiapan TNI, Polri dan komponen masyarakat dalam rangka pengamanan kampanye terbuka dan pemungutan suara Pemilu 2019. (Tribunnews/Jeprima) (Tribunnews/JEPRIMA)

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan, ribuan personel tersebut akan di beberapa titik kemacetan di sekitar SUGBK.

Ia menambahkan, nantinya pola pengamanan akan terbagi dalam enam zona.

"Pola pengamanan ada enam zona, zona itu ada di dalam area, di luar, dan sekitar kawasan SUGBK," ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (12/4/2019).

Tak hanya mengerahkan ribuan personel kepolisian, pihak Ditlantas Polda Metro Jaya juga menyiapkan sejumlah mobil patroli.

Guna mengurai kemacetan yang mungkin terjadi, Yusuf juga mengimbau kepada pengurus SUGBK untuk memperhatikan sistem pembayaran masuk kawasan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di pintu masuk.

Baca: Debat Terakhir, Politisi PDI Perjuangan Sebut Jokowi Kuasai Materi

"Kampanye kemarin (paslon 02) jadi gambaran, sempat terjadi crowded di pintu masuk," ujarnya.

"Atas kejadian itu kami beri masukan agar tidak terjadi lagi hal demikian," tambahnya.

Pengelola SUGBK Serahkan Persiapan kepada TKN

Sementara itu, Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK) Winarto mengatakan bahwa pihaknya siap memfasilitasi Konser Putih Bersatu yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 13 April 2019 besok.

Konser Putih Bersatu merupakan acara yang digelar oleh para pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 01, yakni Jokowi - Maruf Amin dengan tajuk Menuju kemenangan Indonesia Maju.

Baca: UPDATE Survei Elektabilitas Jokowi Vs Prabowo dari 9 Lembaga, H-5 Jelang Pilpres 2019

Lampu penerangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, diuji coba pascarenovasi, Kamis (11/1/2018) malam. Rencananya stadion ini akan diuji coba perdana untuk menggelar pertandingan Timnas Indonesia vs Timnas Islandia pada Minggu (14/1/2018) malam.
Lampu penerangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, diuji coba pascarenovasi, Kamis (11/1/2018) malam. Rencananya stadion ini akan diuji coba perdana untuk menggelar pertandingan Timnas Indonesia vs Timnas Islandia pada Minggu (14/1/2018) malam. (Warta Kota/Alex Suban)

"Persiapannya sebenarnya kan oleh tim kampanye nasional sendiri. Dia hanya nyewa tempat seperti yang lalu pasangan 02. Tapi kalau dari kami, semuanya sudah siap. Pengaturan flow di dalam semuanya juga sudah siap," kata Winarto ketika dikonfirmasi, Jumat (12/4/2019).

Winarto, enggan berkomentar lebih jauh mengenai rangkaian acara tersebut.

Sebab, menurutnya persiapan kali ini sama seperti yang dilakukan saat kampanye akbar pasangan calon nomor urut 02 digelar beberapa waktu lalu.

Ia pun mengaku enggan terbawa ke dalam dunia politik.

"Nah untuk kapasitas, saya kasih tahu luasnya saja, karena kalau lagi begitu klaim-klaim nanti. Saya nggak mau terbawa pada politik. Lapangan bola itu 8000 meter, ring keliling itu 5000 meter, jadi total 13.000 meter," kata Winarto.

Sebelumnya, kampanye akbar pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto - Sandiaga Uno digelar di lokasi yang sama yakni Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu, 7 April 2019 lalu.

Diawali dengan salat subuh berjamaah, para pendukung Prabowo Subianto -Sandiaga Uno meluber hingga ke luar GBK.

Baca: Sandiaga Kampanye di Palembang, Boyong Nissa Sabyan hingga Janji Membuka Lapangan Kerja Seluasnya

Winarto pun tak khawatir jika ada fasilitas yang rusak setelahnya.

"Besok konser putih sama posisinya seperti itu. Ada jaminan kalau ada fasilitas rusak. Ada jaminannya. Posisinya sama persis (02, dan 01) jadi Insya Allah lancar," pungkasnya.

Kampanye Akbar Sajikan Kemajemukan

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin, Hasto Kristiyanto mengatakan, kampanye akbar yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Sabtu besok  akan menampilkan keanekaragaman Indonesia.

Hasto Kristiyanto memastikan tidak ada politik identitas yang dibangun dalam kampanye tersebut.

Baca: Hasto Janjikan Kampanye Akbar Jokowi di GBK Akan Tampilkan Kemajemukan

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat memimpin safari politik kebangsaan dan kampanye di Flores, NTT, Rabu (10/4/2019)
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat memimpin safari politik kebangsaan dan kampanye di Flores, NTT, Rabu (10/4/2019) (Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda)

"Kami akan merayakan bagaimana Indonesia begitu majemuk, begitu besar di bawah kepemimpinan Pak Jokowi dan Maruf Amin," ujar Hasto Kristiyanto saat ditemui di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (10/4/2019).

Menurut Hasto Kristiyanto, kampanye akbar akan dihadiri tokoh masyarakat, beragam tokoh agama, partai dan Koalisi Indonesia Kerja.

Kemudian, dihadiri para relawan dan masyarakat Indonesia yang ingin hadir.

Hasto Kristiyanto mengatakan, partai politik akan bercampur dengan seluruh elemen masyarakat dalam acara kampanye tersebut.

Sesuai rencana, seluruh hadirin dan peserta kampanye akan diminta mengenakan pakaian putih.

Selain itu, acara tersebut tak hanya akan diisi oleh pidato dan orasi politik.

Baca: Bertemu Tokoh Adat NTT, Hasto: Jokowi Bangun Rasa Percaya Diri Masyarakat Adat

Menurut Hasto Kristiyanto, lebih dari 500 artis dan musisi nusantara menyatakan diri bergabung.

"Acara ini akan penuh memberikan kegembiraan untuk rakyat. Putih adalah kita, sehingga kampanye akbar tersebut, seluruh warga bangsa bebas hadir, kecuali anak-anak sesuai peraturan KPU dilarang hadir," kata Hasto Kristiyanto. (TribunJakarta.com/Kompas.com)

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved