Minggu, 31 Agustus 2025

Pilpres 2019

Pergerakan Kedua Paslon Setelah Pemilu: Jokowi Temui Relawan, Prabowo Deklarasi, Maruf Amin ke Sandi

Inilah pergerakan kedua paslon Pilpres 2019 setelah Pemilu. Mulai dari Jokowi temui relawan, Prabowo deklarasi, hingga rencana Maruf Amin ke Sandiaga

Kolase Tribunnews.com
Kolase Joko Widodo dan Prabowo Subianto 

Kehadiran Ma'ruf dalam rangka bersilaturahmi dengan PBNU. Turut dihadiri Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Rais Syuriyah PBNU Mustofa Aqil Siroj dan Ali Akbar Marbun, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, serta pengurus PBNU lainnya.

Saat menyampaikan tausiah, Maruf Amin menyampaikan rasa syukur karena berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga, pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf unggul dari pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Bersyukur karena quick count, kebetulan memenangkan pak Jokowi dan saya. Menang di quick count, belum di real count. Karena itu jangan dipanggil wapres dulu, karena belum resmi ditentukan oleh KPU real count-nya," kata Ma'ruf.

5. Cawapres 01 ingin temui Cawapres 02

Ma'ruf Amin berencana untuk menemui calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Ia mengatakan, rencana bertemu dengan Sandiaga dalam rangka rekonsiliasi setelah Pilpres 2019.

"Nanti, lagi diupayakan ya," ujar Maruf Amin di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Senen, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

Saat ditanyakan apakah bertemu dalam waktu dekat? Ma'ruf hanya menuturkan.

"Pasti-pasti. Pastilah pasti. Kita harus rekonsiliasi," tutur Maruf.

Ma'ruf berujar, upaya rekonsiliasi harus terus dilakukan. Hal ini, sebagai bentuk upaya menjaga keutuhan bangsa. Sebab, ucap Ma'ruf, keutuhan bangsa harus diutamakan.

"Daripada kepentingan-kepentingan kelompok dan pihak-pihak tertentu. Karena negara bangsa ini harus kita nomor satukan, kita jaga keutuhannya," ucap Ma'ruf.

Ma'ruf mengingatkan, Pilpres bukan perang, tapi memilih pemimpin nasional yang terbaik. Masyarakat lah yang menentukan siapa pemimpin yang terbaik tersebut.

Karena itu, kata Ma'ruf, semua pihak harus menerima pilihan rakyat itu dan kepada lembaga yang diberikan mandat untuk mengumumkan hasil Pilpres.

"Karena itu, masalah siapa yang menang, siapa yang kalah itu nanti KPU yang menentukan. Tapi yang penting kita semua siap menerima hasil itu, seperti janji waktu awal, bahwa kita siap untuk menerima apapun hasilnya. Maka untuk itu perlu ada kesadaran itu," imbuh Ma'ruf.

Mustasyar PBNU KH Ma'ruf Amin (tengah) yang juga cawapres nomor urut 01 mengikuti silaturahmi di gedung PBNU, Jakarta, Senin (22/4/2019). Silaturahmi tersebut diisi dengan penyampaian gagasan kebangsaan  Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mustasyar PBNU KH Ma'ruf Amin (tengah) yang juga cawapres nomor urut 01 mengikuti silaturahmi di gedung PBNU, Jakarta, Senin (22/4/2019). Silaturahmi tersebut diisi dengan penyampaian gagasan kebangsaan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

6. Sandiaga jalan ke rumah Prabowo

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan