Breaking News:

Pilpres 2019

TKN: Pada Saatnya Pasti Ada Pertemuan Jokowi dan Prabowo

Politikus Golkar ini menegaskan, keinginan Jokowi adalah perlu adanya komunikasi dan merajut kembali silaturahmi.

Editor: Johnson Simanjuntak
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Politisi Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pada saatnya pasti akan ada pertemuan langsung antara Calon Presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) dan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Demikian disampaikan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily kepada Tribunnews.com, Rabu (24/4/2019).

Politikus Golkar ini menegaskan, keinginan Jokowi adalah perlu adanya komunikasi dan merajut kembali silaturahmi.

Komunikasi antar pemimpin sangat penting untuk dijalin untuk menghindari eskalasi ketegangan diantara para pendukung.

"Pada saatnya pasti akan ada pertemuan langsung antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo pada saat yang tepat," ujar anggota DPR RI ini.

Menurut dia, bagi Jokowi, komunikasi dan silaturahmi itu penting. Namun perlu ada kesepahaman terlebih dahulu.

Hal ini penting imbuh dia, agar suasana lebih cair dan lebih kekeluargaan.

"Yang terpenting kan sebetulnya adalah kita semua berkewajiban untuk menciptakan suasana yang kondusif, adem dan tenang pasca pemilihan 17 April 2019," jelasnya.

Baca: Pecahkan 67 Balok Beton di Depan Prabowo, Kowad Tunjukkan Kebolehan pada HUT ke-67 Kopassus

Masyarakat juga menurut dia, jangan diprovokasi dengan pernyataan-pernyataan yang dapat menimbulkan ketegangan.

"Kami sangat percaya Pak Prabowo memiliki kelapangan hati untuk berkomunikasi dengan Pak Jokowi dengan sama-sama memiliki komitmen untuk menjaga stabilitas politik, menciptakan suasana kondusif dan melakukan cara-cara konstitusional dalam menyelesaikan perbedaan-perbedaan politik pasca pemilihan Pilpres ini," ucapnya.

Calon wakil presiden Sandiaga Uno mendukung pertemuan antara kedua calon presiden, yakni capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Usul tersebut dicetuskan Wakil Presiden Jusuf Kalla usai bertemu dengan para tokoh dan pimpinan ormas Islam di rumah dinasnya, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Namun demikian, menurut Sandiaga, pertemuan tersebut akan lebih baik jika dilakukan tanpa perantara.

"Saya yakin di tingkat pimpinan Pak Prabowo dan Pak Jokowi itu alhamdulillah, kalau bisa dilaksanakan akan sangat baik dan tanpa perantara menurut saya, karena Pak Prabowo dan Pak Jokowi adalah dua capresnya," kata Sandiaga saat ditemui di Masjid Jami' At-Taqwa Sriwijaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menilai pertemuan melalui perantara tidak efektif untuk mendinginkan suasana.

Ia berpandangan masyarakat telah menunggu-nunggu pertemuan antara dua capres yang bersaing sengit selama tujuh bulan.

Pertemuan itu, kata Sandi, akan memberikan sinyal positif terhadap persatuan bangsa.(*)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved