Pilpres 2019

Ferdinand Hutahaean Berhenti Dukung Prabowo-Sandiaga, Begini Reaksi dan Sikap Partai Demokrat

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinad Hutahaean berhenti mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prab

Ferdinand Hutahaean Berhenti Dukung Prabowo-Sandiaga, Begini Reaksi dan Sikap Partai Demokrat
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Wakil Direktur Bidang Advokasi dan Hukum Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean di Posko Pemenangan Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, (6/11/2018). 

Hinca Panjaitan selaku Sekretaris Jenderal Partai Demokrat akhirnya buka suara.

Kembali dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Hinca menegaskan Demokrat akan tetap bersama 02 hingga tanggal 22 Mei nanti.

Hal ini ia sampaikan di sela rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional di Gedung KPU RI Jakarta pada Senin (20/5/2019) dini hari.

"Saat ini saya luruskan, Demokrat tetap bersama 02, sampai nanti tanggal 22 Mei," tegasnya.

Terkait permintaan Ferdinand yang ingin Demokrat keluar dari koalisi 02, Hinca mengatakan dapat memahami apa yang ia rasakan.

Namun secara organisasi, Demokrat akan menuntaskan koalisi dengan partai pendukung Prabowo-Sandi hingga 22 Mei 2019 nanti.

"Kenapa 22 Mei, karena koalisi partai politik ini memang dimaksudkan untuk capres. Nah peluit terakhir ditiupkan oleh wasit dalam hal ini KPU itu nanti tanggal 22. Kalau sudah ditiup peluit pertandingan berakhir, ya berakhir," terang Hinca.

Sementara untuk koalisi ke depan, Hinca mengungkapkan hal tersebut merupakan kedaulatan masing-masng partai politik.

"Bagi Demokrat, menyentuh garis finish, koalisi harus kami tuntaskan dengan konsisten sampai 22 Mei itu," imbuhnya.

(Kompas.com/Tribunnews.com/Fathul Amanah)

Penulis: Fathul Amanah
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved