Pilpres 2019

Cak Imin Mengaku Lebih Senang Jadi Pimpinan di MPR Ketimbang Jadi Menteri

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengaku tidak berminat menjadi menteri dalam kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Cak Imin Mengaku Lebih Senang Jadi Pimpinan di MPR Ketimbang Jadi Menteri
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat ditemui di Kantor DPP PKB, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengaku tidak berminat menjadi menteri dalam kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Hal tersebut diungkapkan Cak Imin saat dirinya mengajak seluruh pimpinan DPW PKB bersilahturahmi ke Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

"Saya lebih senang di MPR atau pokoknya di legislatif," ucap Cak Imin.

Cak Imin yang saat ini menjabat Wakil Ketua MPR pasca revisi terbatas UU MD3 Tahun 2018 dengan menambah kursi pimpinan menjadi delapan orang, berharap nantinya dapat menjadi pucuk pimpinan.

Baca: Menteri Syafruddin Dorong Percepatan Peningkatan Pelayanan Publik Lewat Mal Pelayanan Publik

Baca: Sumardji Tunjuk Pemilik Catering Nendia Primarasa Jadi Manajer Tim Bhayangkara U-20

Baca: Cak Imin Bakal Didapuk Jadi Ketua Umum PKB Kembali Dalam Muktamar di Bali

"Ketua dong," ujar Cak Imin lalu tertawa.

Meski tidak berminat menjadi menteri, namun mantan Menteri Ketenagakerjaan itu berharap kader PKB banyak menempati posisi menteri.

"Saya enggak berani berharap tapi berdoa saja, usulin 10 minimal (kader PKB jadi menteri)," ujar Cak Imin.

Respons PPP

Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani mengatakan hak masing masing partai mengajukan nama-nama untuk mengisi kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Halaman
1234
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved