AC untuk Segmen Residensial Tetap Pasar Menarik Bagi Aqua Japan 

Pertumbuhan tingkat hunian saat ini khususnya di kota-kota besar di Indonesia meningkatkan kebutuhan masyarakat pada AC di dalam rumah

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
dok Tribunnews/Irwan Rismawan
President Director AQUA Japan, Kenji Sadayuki (kedua kiri) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Segmen rumah tinggal tetap menjadi pasar menarik bagi produsen home appliances untuk digarap.

Hal ini ditunjang oleh maraknya kawasan hunian baru di kota-kota besar dan wilayah pinggirannya.

“Pertumbuhan tingkat hunian saat ini khususnya di kota-kota besar di Indonesia meningkatkan kebutuhan masyarakat pada AC di dalam rumah," sebut Kenji Sadayuki, President Director AQUA Japan Indonesia.

Namun, dengan iklim tropis, pasar AC Indonesia menghadapi tantangan mudahnya muncul karat pada unit outdoor.

Mengatasi tantangan tersebut Kenji menyatakan pihaknya memperkenalkan dua seri produk pendingin ruangan (AC) standar terbaru model AQA-KCR5AHP/1 dan AQA-KCR10AHP/1 berkapasitas 1/2 PK dan 1 PK dengan teknologi antikarat.

"Hadirnya kedua AC AQUA Japan ini dapat menjadi solusi bagi mereka yang butuh penyejuk udara yang cepat dingin dan tahan lama karena dibuat dengan material anti-karat,” sebut Kenji Sadayuki.

Baca juga: Cara AirAsia Rebut Pasar di Tengah Peningkatan Aktivitas Penerbangan

Seri ini dilengkapi dengan fitur Turbo Cool dan teknologi anti korosi yang dapat mencegah kerusakan dan meningkatkan ketahanan unit AC.

Material unit AC terbuat dari tembaga murni dan blue fin untuk evaporator dan kondensor, sehingga mencegah timbulnya karat di unit indoor atau outdoor.

“Pergantian suhu yang ekstrem serta kelembaban yang tinggi di Indonesia berpotensi menimbulkan kerusakan pada produk AC yang digunakan, oleh karena itu manfaat dari Anti Corosion System pada AC AQUA Japan ini dapat menjawab permasalahan tersebut,” jelas Meiriano Ullman, Head of Product Planning Department AQUA Japan Indonesia.

Teknologi antikorosi di perangkat ini telah meraih sertifikat uji pengujian standar dalam hal ketahanan terhadap korosi dari lembaga sertifikasi SGS dan TUV Rheinland.

AC standar series ini juga dilengkapi Big Blade atau kipas yang lebih panjang dan besar untuk mendinginkan ruangan secara cepat dan menghembuskan udara yang kuat dengan jarak maksimal hingga 12 meter.

Peningkatan desain, kipas dan saluran udara yang lebih besar pada produk ini juga mampu menghasilkan volume udara lebih maksimal dibanding model AC konvensional lainnya.

“Dengan berbagai fitur yang dimiliki, kami yakin AC ini mampu menjawab kebutuhan konsumen di masa pandemi untuk mendukung aktivitas mereka seperti sekolah maupun bekerja dari rumah,” ujar Rian.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved