Breaking News:

Ramadan 2021

Si Kecil Mulai Puasa? Bunda Yuk Jaga Nutrisinya, Sediakan Lebih Banyak Karbohidrat

Anak anda mulai puasa di Ramadan 2021 ini? Nah, bagaimana triknya agar kebutuhan nutrisi pada anak terpenuhi selama puasa?

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Mengajarkan sesuatu yang baik kepada anak adalah wajib hukumnya untuk dilakukan, apalagi pada zaman sekarang ini, orang tua harus benar-benar mempersiapkan tameng terbaik buat sang buah hati. Salah satu yang juga perlu dilakukan oleh orang tua adalah mengajarkan anak untuk berpuasa Ramadhan yang sebentar lagi akan kita jalani khususnya untuk umat Islam semua. Si Kecil Mulai Puasa? Bunda Yuk Jaga Nutrisinya, Sediakan Lebih Banyak Karbohidrat (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Menjaga stamina sangat penting dilakukan setiap orang yang berpuasa ketika menahan rasa lapar dan haus dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.

Begitu pula pada anak-anak yang sedang mengenali dan belajar untuk berpuasa. Perlu makanan yang bernutrisi dan bergizi agar tetap kuat menjalani puasa.

Baca juga: Puasa Sehat! Ini Tips Agar Anak Kuat Berpuasa, Lihat Usia dan Cukupi Nutrisi si Kecil

Baca juga: Yuk Ajari si Kecil Puasa, Umur Berapakah Idealnya Anak Boleh Berpuasa? Ini Saran Dokter

Anak anda mulai puasa di Ramadan 2021 ini? Nah, bagaimana triknya agar kebutuhan nutrisi pada anak terpenuhi selama puasa?

Dokter Felliyani, Sp. A, menyarankan agar orangtua membuat makanan yang disukai anak. Namun juga memiliki komposisi yang tepat.

Buat makanan yang bervariasi setiap sahur dan berbuka bisa menjadi pilihan.

Orang tua perlu ajarkan anak berpuasa sejak dini, bisa dimulai dengan perlahan hingga beri penghargaan bila berhasil. Ikuti tips selengkapnya!
Orang tua perlu ajarkan anak berpuasa sejak dini, bisa dimulai dengan perlahan hingga beri penghargaan bila berhasil. Ikuti tips selengkapnya! (pjlibrary.org)

Selain itu dr Felliyani juga menyarankan para orangtua untuk menanyakan pada anak menu apa yang diinginkan saat sahur dan berbuka puasa.

Selanjutnya adalah menentukan komposisi makanan anak agar ideal yaitu mengandung karbohidrat dan protein.

Tidak hanya mementingkan satu jenis makanan saja, dr Felliyani menyarankan agar lebih mengutamakan karbohidrat ketimbang sayur.

anak makan sayur
anak makan sayur (IST)

"Dalam satu piring, setidaknya ada 60% makanan pokok dan 40% lauk pauk. Nah kalau sayur mayur sedikit aja. Sayur mayur 2-3 sendok makan. Boleh menghadirkan buah untuk mencukupi kebutuhan serat. Bisa dikombinasikan agar mencukup kebutuhan serat,"katanya pada live streaming, Kamis (8/4/2021).

Kemudian saat berbuka puasa disarankan untuk mengonsumsi makanan manis.

Hal ini dikarenakan stok gula darah yang menipis dapat terisi kembali.

Setelah salat tarawih mungkin bisa ditambah dengan segelas susu mendorong anak agar lebih cepat tidur.

Ajarkan Anak Berpuasa, Idealnya Sejak Umur 7 Tahun
Dari sisi kesehatan, anak boleh sudah diajarkan berpuasa pada umur 7 tahun. Baik secara penuh ataupun setengah hari.

Menurut dr Felliyani, Sp. A anak yang berusia 7 tahun, memiliki gizi dan nutrisi yang terpenuhi, secara fisik, ia sudah siap untuk melaksanakan puasa.

Hal ini disebabkan adanya cadangan energi yang berada pada jaringan otot, hati dan lemak pada tubuh anak.

Pada dasarnya, makanan yang dikonsumsi pada anak bisa bertahan sampai 4 jam.

Bulan Ramadhan yang dikenal sebagai bulan penuh rahmat bagi umat Islam bisa dijadikan moment yang tepat untuk mengajarkan anak berpuasa. Di Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim sehingga bulan Ramadhan akan benar-benar terasa kekhusyu'an untuk menjalankan ibadah Ramadhan.
Model : Shirin Nafeeza Ayu
TRIBUN JATENG/Hermawan Handaka
Bulan Ramadhan yang dikenal sebagai bulan penuh rahmat bagi umat Islam bisa dijadikan moment yang tepat untuk mengajarkan anak berpuasa. Di Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim sehingga bulan Ramadhan akan benar-benar terasa kekhusyu'an untuk menjalankan ibadah Ramadhan. Model : Shirin Nafeeza Ayu TRIBUN JATENG/Hermawan Handaka (TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/Hermawan Handaka)

Sedangkan menurut penelitian, dr Felliyani mengatakan jika anak di bawah umur 10 tahun dapat menyimpan cadangan energi untuk 12 jam.

"Jadi artinya kalau anak mulai sahur jam 4, jam 8 energi makanan habis. Orangtua jangan khawatir karena anak memiliki cadangan energi sebesar 12 jam. Jika dijumlahkan total 16 jam. Sedangkan puasa sehari penuh di Indonesia rata-rata hanya 14 jam saja," katanya pada live streaming, Kamis (8/4/2021).

Sedangkan menurut pemaparan dr Felliyani, anak yang berusia 10 tahun keatas, kemungkinan cadangan energinya hampir menyamai orang dewasa.

Namun untuk anak yang baru belajar berpuasa, boleh dilakukan latihan dulu. Tidak harus langsung puasa penuh.

Punya pertanyaan seputar zakat , infaq dan sedekah ? Anda dapat bertanya dan berkonsultasi langsung ke Konsultasi Zakat yang langsung dijawab Baznas (Badan Amil Zakat Nasional)

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk lebih lanjut kunjung Rubrik Konsultasi Islami Tribunnews.com

Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved