Breaking News:

MRT Jakarta Izinkan Pengguna Berbuka di Gerbong dan Area Stasiun: Cuma Boleh Air Putih dan Kurma    

Meski begitu, pengguna MRT cuma diizinkan berbuka puasa di area stasiun maupun dalam gerbong kereta dengan air putih dan kurma

Tribunnews/JEPRIMA
Penumpang saat menunggu kedatangan kereta MRT Jakarta di Stasiun Blok M, Jakarta Selatan, Minggu (28/3/2021). Menurut Ketua Bidang Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia Aditya Dwi Laksana menyampaikan selama dua tahun MRT Beroperasi di Jakarta peran nyata yang terlihat adalah menghadirkan dan menumbuhkan budaya bertransportasi baru bagi masyarakat khususnya warga Jakarta yaitu bentuk transportasi perkotaan yang modern dan manusiawi. Tribunnews/Jeprima 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  PT MRT Jakarta menerapkan kebijakan khusus selama bulan Ramadan, utamanya terkait berbuka puasa di lingkungan stasiun. Khusus di bulan Ramadan, pengguna MRT diperkenankan berbuka di dalam kereta maupun area stasiun lainnya.

Pelaksana tugas (Plt) Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo mengatakan kebijakan ini merupakan bentuk penghormatan bagi pengguna yang menjalankan ibadah puasa.

"Pengguna jasa diperbolehkan untuk membatalkan puasa saat berada di dalam ratangga maupun area berbayar (seperti peron atau beranda peron/paid concourse) saat waktu berbuka telah tiba dan melanjutkan kegiatan membatalkan puasa di area beranda peron tidak berbayar (unpaid concourse)," kata Pratomo dalam keterangannya, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: VIRAL Pria di Magelang Buka Jasa Bangunkan Sahur, Gratis dan Bisa Langganan 1 Bulan, Begini Kisahnya

Meski begitu, pengguna MRT cuma diizinkan berbuka puasa di area stasiun maupun dalam gerbong kereta dengan air putih dan kurma.

Waktu berbuka diberikan maksimal 10 menit setelah kumandang azan Maghrib.

Sementara minuman selain air putih seperti teh, kopi, sirup, soda, dan kudapan selain buah kurma tidak diperkenankan.

Masker dapat dibuka sementara saat membatalkan puasa, dan digunakan kembali setelah keperluan tersebut selesai.

Baca juga: Sepeda Wanita Ini Hilang Saat Parkir di Stasiun Dukuh Atas MRT Jakarta, Meski telah Dikunci

"Selama membuka masker, pengguna jasa tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan tidak berbicara baik satu maupun dua arah," ucap Pratomo.

Pengguna jasa juga diminta untuk tetap menjaga kebersihan Ratangga dan area stasiun dengan membawa kembali sampahnya saat meninggalkan Ratangga atau peron berbayar. 

Punya pertanyaan seputar zakat , infaq dan sedekah ? Anda dapat bertanya dan berkonsultasi langsung ke Konsultasi Zakat yang langsung dijawab Baznas (Badan Amil Zakat Nasional)

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk lebih lanjut kunjung Rubrik Konsultasi Islami Tribunnews.com

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved