Ahli Gizi : Kebutuhan Nutrisi antara Orang yang Berpuasa dan Tidak Berpuasa Tetap Sama

Prinsip dasar gizi seimbang adalah jenis makanan dengan variasi cukup serta seimbang dibarengi jumlah porsi yang cukup

Editor: Eko Sutriyanto
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
PENCEGAHAN STUNTING - Peserta kompetisi kompetisi cara edukasi isi piringku di sekolah melakukan presentasi di hadapan juri dalam Gathering Isi Piringku di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Selasa (28/1/2020). Kampanye Isi Piringku merupakan edukasi berkelanjutan dari Danone Indonesia yang menyasar guru Paud, Ibu PKK dan Orangtua tentang anjuran gizi seimbang untuk mencegah stunting pada anak-anak. (SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ramadan tahun ini adalah Ramadan dengan double moment, puasa dan pandemi.

Puasa sendiri terdapat pola makan dimana waktu makan pun dibatasi dari terbit fajar hingga sore hari.

Di waktu tersebut, sekitar 12-13 jam tubuh tidak mendapatkan suplai makanan dan minuman apapun.

Ahli Gizi yaitu, Seala Septiani, S.Gz, M.Gizi  mengatakan, pada dasarnya kebutuhan nutrisi antara orang yang berpuasa dan tidak berpuasa tetaplah sama, yaitu kebutuhan gizi seimbang.

“Prinsip dasar gizi seimbang adalah jenis makanan dengan variasi cukup serta seimbang dibarengi jumlah porsi yang cukup.

Di dalamnya harus ada sumber karbohidrat kompleks, protein, serta dilengkapi dengan buah dan sayur.

Baca juga: Masih Menyusui, Vicky Shu Konsultasi ke Dokter Gizi untuk Jalani Diet

Tidak hanya variasi, jumlah makanannya juga harus diperhatikan, tidak berlebihan.” ungkapnya Ramadhan series sesi ketiga di Instagram Live @hometowndairy.id Sabtu (24/4) bertema “Healthy Ramadhan: Nutrisi Seimbang Selama Puasa” belum lama ini. 

Cairan, sumber protein, dan serat, kata dia sangat penting ketika sedang memenuhi nutrisi di bulan puasa.

Susu Segar Pasteurisasi menjadi salah satu alternatif padat gizi untuk membantu memenuhi kebutuhan protein, karena kandungan proteinnya dan mikronutriennya dapat membantu menutrisi tubuh selama berpuasa.

”Selain itu, 2 gelas susu segar sehari dapat membantu mengisi kebutuhan cairan tubuh yaitu minimal 8 gelas sehari pada orang normal.

Susu segar yang dapat dipilih salah satunya adalah Susu Segar Pasteurisasi Hometown Dairy.

Masih menurut Seala, untuk mengetahui jumlah gizi/ nutrisi seimbang, dapat menggunakan prinsip “Isi Piringku”

Baca juga: Porsi Konsumsi Gizi Seimbang Program Pemerintah

Caranya, makan dalam 1 piring dengan aneka ragam makanan.

Komposisinya: satu piring dibagi dua, setengah piring berisi 2/3 karbohidrat kompleks, dan 1/3 lauk pauk dan setengah piring lainnya adalah untuk buah dan sayur mayur.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved