Ramadan 2024
Dokter Spesialis Sarankan Orang Sakit Jantung Jangan Langsung Minum Air Dingin Saat Berbuka Puasa
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah memberikan saran agar tidak minum air dingin saat berbuka puasa.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hanya dalam hitungan hari, bulan suci Ramadan akan segera tiba menghampiri umat muslimin.
Maka tidak heran, jika orang-orang mulai memikirkan menu buka puasa apa yang bakal disantap.
Bicara soal berbuka puasa, salah satu hal yang banyak dilakukan adalah minum air dingin.
Langsung minum air dingin saat berbuka memang dapat memberikan kesegaran.
Namun, bagi penderita penyakit jantung, sebaiknya kebiasaan langsung minum air dingin setelah berbuka harus dihindari.
Karena bisa saja menyebabkan serangan jantung mendadak.
Hal ini diungkapkan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah sekaligus Konsultan Intervensi di Heartology Hospital, dr. Adrianus Kosasih, Sp.JP(K).
"Yang miliki penyakit jantung, itu air dingin mesti hati-hati. Karena ada perubahan suhu mendadak itu, memang bisa membuat pembuluh darah itu mengecil," ungkapnya pada awak media, Minggu (3/3/2024).
Pada orang yang memiliki penyakit jantung, terdapat sumbatan pada pembuluh darah jantung.
Sumbatan ini disebabkan oleh plak kolesterol yang menempel di dinding pembuluh darah.
Jika pembuluh darah mengecil, maka aliran darah yang tersumbat tadi menjadi tidak lancar.
Selain itu, penyumbatan juga berisiko terjadinya kebocoran hingga berakibat penggumpalan darah dan berakhir serangan jantung.
"Makanya kalau di negeri empat musim, kadang-kadang musim dingin banyak kejadian serangan jantung. Pada saat orang di ruangan panas, kafe keluar langsung ke tempat dingin, itu ada perubahan suhu mendadak," paparnya.
Situasi ini juga berlaku dengan mengonsumsi air.