Ramadan 2025
VIDEO - Keistimewaan Bulan Ramadhan bagi Umat Muslim
Prof. Dr. H. Muhammad Mukri mengungkapkan bulan suci ini memiliki banyak keistimewaan dan makna, terutama bagi kehidupan spiritual umat Islam
TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadhan adalah momen yang sangat ditunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Dalam penjelasan, Prof. Dr. H. Muhammad Mukri, Ketua Umum MUI Provinsi Lampung, mengungkapkan bahwa bulan suci ini memiliki banyak keistimewaan dan makna yang mendalam, terutama bagi kehidupan spiritual umat Islam.
Dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa." Ayat ini menegaskan bahwa puasa merupakan kewajiban yang telah ditentukan untuk meningkatkan ketakwaan.
Puasa selama bulan Ramadhan bukan hanya sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga merupakan kesempatan untuk introspeksi diri.
Menurut Prof. Mukri, Ramadhan adalah bulan anugerah di mana umat Islam dapat melakukan banyak amal ibadah.
"Ini adalah waktu yang tepat untuk berbenah diri dan mengevaluasi perilaku kita, baik secara individu maupun sebagai komunitas," ujarnya dikutip dari tayangan BERKAH RAMADHAN: Istimewanya Kehadiran Bulan Ramadhan bagi Umat Muslim, YouTube Tribunnews, Minggu (9/3/2025).
Setiap tahun, kita memiliki kesempatan untuk mereset diri dan memperbaiki hubungan kita dengan Allah dan sesama.
Dalam konteks sosial, bulan Ramadhan juga menjadi waktu untuk mendinginkan suasana yang mungkin tegang, terutama dalam konteks perbedaan pendapat di masyarakat.
Prof. Mukri mengajak umat Islam untuk tidak hanya berpuasa tetapi juga melakukan amal kebaikan.
Kegiatan ini dapat mempererat hubungan antar sesama dan mengurangi ketegangan sosial.
Mengingat Indonesia baru saja melaksanakan pemilihan umum, penting bagi kita untuk menjaga silaturahmi meskipun ada perbedaan pilihan.
Beliau menekankan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momen untuk introspeksi. "Bulan ini adalah saat yang baik untuk meredakan ketegangan dan membangun kembali hubungan yang mungkin renggang," ujarnya.
Isi Bulan Ramadhan
Selama Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, baik dengan melaksanakan sholat tarawih, membaca Al-Qur'an, maupun berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial.
Prof. Mukri berharap agar bulan Ramadhan membawa kedamaian dan kesejukan, tidak hanya bagi individu tetapi juga untuk masyarakat.
"Dalam melaksanakan ibadah, mari kita ingat untuk menjaga kesehatan. Kita perlu menahan diri dari makan dan minum di siang hari, serta memperbanyak amal di malam hari,” tambahnya.
Ramadhan juga merupakan waktu yang tepat untuk meminta maaf dan memberi maaf.
Ini adalah momen terbaik untuk merekatkan hubungan sosial dengan sesama.
Prof. Mukri menjelaskan bahwa meminta maaf adalah langkah penting untuk menyucikan hati menjelang bulan suci. “Jangan ragu untuk saling memaafkan agar kita semua bisa menjalani Ramadhan dengan hati yang bersih,” ujarnya.
Prof. Mukri berharap agar bulan Ramadhan kali ini membawa keberkahan dan kebaikan bagi semua umat Muslim. “Semoga dengan berpuasa, kita semua bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan membawa rasa nyaman bagi orang lain,” kata beliau.
Harapannya, bulan Ramadhan menjadi saat untuk memupuk kedamaian, tidak hanya di dalam diri kita, tetapi juga di dalam masyarakat.
Dengan demikian, mari sambut bulan Ramadhan dengan semangat baru, melakukan introspeksi, dan mengisi hari-hari kita dengan amal kebaikan.
Semoga Ramadhan tahun ini menjadi bulan yang penuh berkah dan damai.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.