Rabu, 22 April 2026

Ramadan 2026

Bacaan Bilal Shalat Tarawih 23 Rakaat: Dilengkapi Tulisan Latin dan Urutannya

Bacaan bilal tarawih adalah bacaan di pertengahan ibadah shalat Tarawih. Simak bacaan bilal shalat Tarawih 23 rakaat, dilengkapi tulisan latin-arti

|
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
SALAT TARAWIH - Jemaah melaksanakan salat tarawih perdana di Masjid Raya Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/2/2025). Bacaan bilal tarawih adalah bacaan di pertengahan ibadah shalat Tarawih. Simak bacaan bilal shalat Tarawih 23 rakaat, dilengkapi tulisan latin-arti 

TRIBUNNEWS.COM - Shalat Tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang memiliki keistimewaan saat bulan Ramadhan.

Shalat Tarawih juga menjadi momen untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui bacaan Al-Qur'an yang khusyuk, baik dilakukan secara berjemaah di masjid maupun di rumah. 

Dalam rangkaian pelaksanaan shalat Tarawih baik rakaat 11 maupun rakaat 23, terdapat momen penting yang melibatkan bacaan bilal.

Bacaan bilal tarawih adalah bacaan sholawat atau taradhdhi di pertengahan shalat Tarawih.

Jika sholawat dilafalkan untuk mendoakan Nabi Muhammad SAW, maka taradhdhi dilantunkan untuk mendoakan empat khalifah pengganti Rasulullah.

Lantunan shalawat Nabi dan taradhdhi akan dipimpin oleh seorang bilal lalu diikuti atau dijawab oleh jemaah shalat Tarawih.

Dikutip dari jambi.kemenag.go.id, bacaan bilal tidak bersifat mutlak, artinya dapat diganti dengan bacaan yang lain sesuai kebiasaan setempat.

Sebab bacaan bilal untuk menambah syiar bulan Ramadhan serta menggembirakan para jemaah shalat Tarawih.

Baca juga: Bacaan Doa Kamilin, Dibaca Setelah Shalat Tarawih, Dilengkapi Lafal Latin dan Arti

Inilah bacaan bilal dalam shalat Tarawih 23 rakaat dalam tulisan latin serta urutannya, dikutip dari Buku Tuntunan Salat Sunah Tarawih dan Witir (2024) terbitan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau:

Bacaan Bilal Shalat Tarawih 23 Rakaat

1. Rakaat 1-2

Lafal latin: Subhaanal-malikil-ma'buudi subhaanal-malikil-maujuudi subhaanal-malikil-hayyilladzii laa yanaamu wa laa yamuutu wa laa yafuutu abadan subbuuhun qudduusur rabbunaa wa rabbul-malaa'ikati war-ruuhi subhaanallaahi wal-hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil-'aliyyil- 'azhiim.

Arti: Mahasuci Tuhan yang memiliki (alam) dan yang disembah, Mahasuci Allah yang memiliki (alam) lagi Ada. Mahasuci Allah yang memiliki lagi Mahahidup yang tidak tidur, tidak mati dan tidak hilang selama-lamanya. Mahasuci Maha- quddus, Tuhan kami dan Tuhan semua malaikat dan ruh (Malaikat Jibril) Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan melainkan Allah. Allah Mahabesar dan tidak ada daya, dan tidak ada kekuatan kecuali dari Allah, Tuhan Yang Mahatinggi dan Mahaagung

Setelah itu bilal membaca shalawat:

Lafal latin: Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad.

Arti: Ya Allah karuniakanlah kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad

Kemudian para jemaah menjawab:

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved