Rabu, 13 Mei 2026

Ramadan 2026

Cara Sholat Tarawih Sendiri di Rumah untuk Perempuan, Disertai Niat dan Doa-doa

Inilah tata cara sholat tarawih sendiri di rumah untuk perempuan, disertai dengan bacaan niat dan doa-doa setelah sholat Tarawih.

Tayang:
Penulis: Sri Juliati
Editor: Endra Kurniawan
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
SHOLAT TARAWIH - Jemaah melaksanakan salat tarawih perdana di Masjid Raya Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/2/2025). Inilah tata cara sholat tarawih sendiri di rumah untuk perempuan, disertai dengan bacaan niat dan doa-doa setelah sholat Tarawih. 

Adapun waktu yang disarankan para ulama untuk membaca doa kamilin, yaitu setelah menyelesaikan shalat Tarawih dan sebelum shalat Witir.

Karena doa kamilin berisi tentang kebaikan, maka keutamaan yang membacanya senantiasa bisa dianugerahi kesempurnaan iman yang luar biasa.

Dilansir dari Buku Tuntunan Salat Sunah Tarawih dan Witir (2024) yang dikeluarkan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, berikut tulisan latin dan arti dari doa Kamilin setelah shalat Tarawih: 

Bacaan Doa Kamilin:

Lafal latin: Allaahummaj'alnaa bil-iimaani kaamiliin. Wa li faraa'idhika mu'addiina wa 'alash- shalawaati muhaafizhiin. Wa liz-zakaati faa'iliin. Wa limaa 'indaka thaalibiin. Wa li 'afwika raajiin. Wa bil- hudaa mutamassikiin. Wa 'anil-laghwi mu'ridhiin. Wa fid-dun- yaa zaahidiin. Wa filaakhirati raaghibiin. Wa bil-qadhaa'i raadhiin. Wa bin-na'maa'i syaakiriin. Wa 'alal-balaayaa shaabiriin. Wa tahta liwaa'i sayyidinaa Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama yaumal-qiyaamati saa'iriin. Wa 'alal-haudhi waaridiin. Wa fil-jannati daakhiliin. Wa minannaari naajiin. Wa 'alaa sariiratil-karaamati qaa'idiin. Wa bihuurin 'iinin mutazawwijiin. Wa min sundusin wa istabraqin wa diibaajin mutalabbisiin. Wa min tha'aamil-jannati aakiliin. Wa min labanin wa 'asalin mushaffaini syaaribiin. Bi'akwaabin wa abaariiqa wa ka'sin min ma'iin. Ma'al-ladziina an'amta 'alaihim minan-nabiyyiina wash- shiddiiqiina wasysyuhadaa'i wash- shaalihiin. Wa hasuna ulaa'ika rafiiqaa. Dzaalikal-fadhlu minallaahi wa kafaa billaahi 'aliimaa Wal-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin.

Arti: "Ya Allah, jadikanlah kami (orang-orang) yang beriman sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, menjaga shalat, menunaikan zakat, menuntut/mencari segala kebaikan di sisi-Mu, mengharap keampunan-Mu, senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjuk- Mu, terlepas/terhindar dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan mencintai amal untuk bekal di akhirat dan rela terhadap ketentuan-Mu dan mensyukuri segala nikmat-Mu, tabah (sabar) menerima cobaan dan semoga nanti pada hari kiamat kami dalam satu barisan di bawah naungan panji-panji junjungan kami Nabi Muhammad saw. dan melalui telaga yang sejuk, masuk ke dalam surga, terhindar dari api neraka dan duduk di tahta kehormatan, didampingi oleh bidadari surga, dan mengenakan baju-baju ke- besaran dari sutera berwarna-warni, menikmati santapan surga yang lezat, minum susu dan madu yang suci bersih dalam gelas- gelas dan kendi-kendi yang tak kering-keringnya, bersama-sama dengan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat pada mereka dari golongan para nabi, siddiqin dan orang-orang yang syahid serta orang-orang shaleh. Dan baik sekali mereka menjadi teman-teman kami. Demikianlah kemurahan dari Allah swt. dan kecukupan dari Allah Yang Maha Mengetahui. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam."

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved