Minggu, 12 April 2026

Ramadan 2026

10 Contoh Kultum Ramadhan 2026 Singkat dalam Berbagai Tema

Inilah 10 contoh teks kultum Ramadhan 2026 singkat 7 menit dalam berbagai tema, lengkap dengan judul dan dalil.

Penulis: Sri Juliati
Editor: Tiara Shelavie
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
KULTUM RAMADHAN - Jemaah menyimak ceramah kuliah tujuh menit (kultum) bertema "Mengerjakan Sesuatu Dinilai Sebagai Ibadah Tergantung Niatnya dan Harus ada Unsur Iklasnya" yang disampaikan Ustadz Rahmat Alamsyah di Masjid Pusdai Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/3/2024). Inilah 10 contoh teks kultum Ramadhan 2026 singkat 7 menit dalam berbagai tema, lengkap dengan judul dan dalil. 

TRIBUNNEWS.COM - Kultum atau Kuliah Tujuh Menit adalah ceramah atau tausiah singkat yang biasanya digelar untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan.

Kultum Ramadhan juga menjadi sarana dakwah dalam menyampaikan pesan kebaikan dalam ajaran Islam.

Sesuai namanya, kultum Ramadhan biasanya disampaikan selama kurang lebih 7 menit baik di masjid maupun musala di beberapa momen tertentu.

Misalnya setelah sholat Subuh, sebelum berbuka puasa, dan antara sholat Isya dan sholat Tarawih.

Bagi Anda yang akan bertugas menyampaikan kultum Ramadhan 2026, berikut 10 contoh teks kultum dalam berbagai tema yang bisa menjadi inspirasi.

Baca juga: Contoh Ceramah atau Kultum Singkat tentang Malam Lailatul Qadar

Contoh kultum Ramadhan 2026 singkat ini juga disertai dengan judul serta nukilan ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadist yang sesuai dengan tema yang diangkat.

Contoh Kultum Ramadhan 2026 Singkat dalam Berbagai Tema

1. Keutamaan Menyiapkan Makan Sahur

Asalamualaikum wa rahmatullah wa barakatuh

Hadirin yang dimuliakan Allah

Ibadah puasa harus dijalankan dengan penuh ketulusan. Sebagai bentuk ketulusan tersebut, kita harus mempersiapkan ibadah dengan sebaik-baiknya. Persiapan ini dapat berarti persiapan sebelum memasuki bulan puasa atau ketika sudah berada di bulan puasa.

Islam mengajarkan agar kita menyiapkan diri sebelum menjalankan ibadah puasa dengan melakukan makan sahur. Makan sahur tidak hanya merupakan persiapan yang bersifat lahiriah, untuk menyimpan energi selama menjalankan puasa. Namun ada nilai keutamaan tersendiri di luar manfaat jasadiyah. Nilai-nilai itu telah dijelaskan dalam sejumlah hadis Nabi SAW dan penjelasan para ulama terhadap hadis tersebut.

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Dalam konteks menjelaskan nilai keutamaan sahur ini,

Rasulullah SAW menyabdakan:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً

"Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan." (HR Bukhari: 1923 & Muslim: 1095).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved