Sabtu, 18 April 2026

Ramadan 2026

Ibadah Puasa di Akhir Zaman, Ujian Iman Umat Muslim

Puasa akhir zaman bukan sekadar menahan lapar, tapi perisai iman menghadapi fitnah, sekularisme, dan godaan dunia.

|
Editor: Glery Lazuardi
HO/IST
Abdul Wahid (Kasi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan) 

Di akhir zaman ini, untuk belajar agama semakin banyak jalannya, media sosial menawarkan berbagai pilihan para guru agama yang memberikan pengajaran agama secara online langsung atau rekaman, dapat dilihat dari gaway, laptop, dan komputer. Kemudahan ini  ada sisi positif dan negatifnya, karena apabila salah dalam mengikuti guru, maka berefek pada akidah, maupun muamalahnya.

Oleh karena itu dalam menentukan pilihan guru agama mesti berhati-hati, kenali dulu guru tersebut melalui profil pendidikan, aktivitas, dan akhlaknya, Cari Guru yang Sanadnya Jelas (At-Talaqqi),  di tengah derasnya informasi, penting untuk belajar agama dari guru yang ilmunya bersambung (bersanad) langsung kepada Rasulullah SAW, untuk menghindari pemahaman menyimpang.

Menghindari Fitnah Medsos dan Berita Hoaks. Rasullullah sudah memperingatkan umatnya, melalui hadis, “Cukuplah seorang dinilai sebagai pendusta jika ia menceritakan semua yang ia dengar” (H.R Muslim dalam Muqoddimah Shahihnya)

Al-Qodhiy Iyaadl rahimahullah mengatakan: “Maknanya adalah bahwasanya orang yang menceritakan semua yang ia dengar baik kebenaran maupun kebatilan, yang jujur maupun yang dusta, akan dinukil darinya juga apa yang diceritakannya itu, sehingga ia termasuk orang yang diriwayatkan kedustaan darinya, sehingga termasuk pendusta juga” (Ikmaalul Mu’lim bi Fawaaidi Muslim 1/114).

Di akhir zaman, batasi diri dari konsumsi informasi yang memicu perpecahan. Terakhir menjaga lingkungan positif, berkumpul dengan orang-orang saleh yang saling mengingatkan dalam kebaikan, untuk memperkuat iman.

Dari Ibnu Abbas, Rasullullah pernah berkata: "(Orang yang baik adalah) orang yang mengingatkan kalian kepada Allah jika kalian memandangnya, menambah ilmu kalian perkataannya, dan mengingatkan kalian tentang akhirat amalannya."

Dengan menerapkan kiat-kiat tersebut, puasa diharapkan menjadi benteng yang kokoh, membuat seorang Muslim mampu "menjinakkan" hawa nafsu dan selamat dari berbagai fitnah di akhir zaman.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved