Ramadan 2026
Apa Saja Suplemen yang Dibutuhkan saat Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
Meski sahur dan berbuka puasa menyediakan asupan makanan, tubuh tetap membutuhkan berbagai jenis nutrisi untuk menjaga kesehatan tubuh.
Ringkasan Berita:
- Puasa Ramadan menuntut perhatian ekstra terhadap nutrisi, hidrasi, dan mikronutrien agar tubuh tetap sehat.
- Suplemen seperti Vitamin B kompleks, C, D, Zink, Omega-3, dan Magnesium dapat mendukung energi, imun, dan pemulihan saat puasa.
- Konsumsi suplemen sebaiknya disesuaikan waktu sahur atau berbuka dan dipastikan aman dengan cek kemasan, label, BPOM, dan kedaluwarsa.
TRIBUNNEWS.COM - Umat Muslim di seluruh dunia saat ini sedang menjalani puasa Ramadan 2026, bulan suci yang penuh berkah.
Selama Ramadan, umat Muslim menahan diri dari makan dan minum mulai fajar hingga matahari terbenam, dengan durasi puasa bervariasi tergantung lokasi, biasanya sekitar 12–16 jam per hari.
Puasa bukan hanya kegiatan spiritual, tetapi juga memberikan manfaat metabolik bagi tubuh, termasuk perbaikan sensitivitas insulin, detoksifikasi ringan, dan kesempatan untuk refleksi diri.
Namun, puasa juga dapat memengaruhi status hidrasi, keseimbangan elektrolit, dan asupan mikronutrien jika asupan makanan dan minuman tidak diperhatikan.
Untuk itu, pemenuhan nutrisi yang cukup sangat penting agar tubuh tetap sehat selama berpuasa.
Meski sahur dan berbuka puasa menyediakan asupan makanan, tubuh tetap membutuhkan berbagai jenis nutrisi untuk menjaga kesehatan dan fungsi optimal organ.
Vitamin dan mineral menjadi salah satu nutrisi kunci yang tidak hanya diperoleh dari makanan, tetapi juga bisa dipenuhi melalui suplemen kesehatan.
Namun, penting untuk memastikan suplemen yang dikonsumsi aman dan sesuai dengan kebutuhan tubuh, bukan sekadar klaim instan.
Suplemen dapat membantu menjaga sistem imun, energi, dan fungsi tubuh, terutama saat durasi puasa panjang.
Jenis Suplemen yang Dianjurkan Saat Puasa
Baca juga: Doa Sesudah Sahur Puasa Ramadhan, Waktu Mustajab yang Penuh Berkah
Mengutip dari Instagram @bpom.jakarta, berikut jenis suplemen yang dianjurkan saat puasa:
-
Vitamin B Kompleks
Vitamin B kompleks membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi, sehingga cadangan energi tetap optimal sepanjang hari puasa.
-
Vitamin C
Bertindak sebagai antioksidan, Vitamin C mendukung daya tahan tubuh dan mengurangi rasa lelah.
Nutrisi ini sangat penting untuk menjaga tubuh tetap bugar saat menahan lapar dan haus.
-
Vitamin D
Vitamin D mendukung kesehatan tulang, sistem imun, dan stamina, serta mengurangi peradangan yang bisa muncul akibat pola makan terbatas saat puasa.
-
Zink
Zink berperan penting dalam meningkatkan sistem imun dan mempercepat penyembuhan tubuh.
-
Omega-3