Ramadan 2026
Doa Buka Puasa Latin, Arab, dan Artinya Sesuai Sunah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW mengajarkan doa buka puasa yang dibaca setelah masuk waktu berbuka yang ditandai terbenamnya matahari dan azan Maghrib.
Kebiasaan ini menunjukkan bahwa Rasulullah Saw mengajarkan umatnya untuk tidak berlebihan dalam beribadah dengan memperpanjang waktu puasa di luar ketentuan.
Justru, mengikuti sunnah beliau dalam hal berbuka menjadi bagian dari kesempurnaan menjalankan ibadah puasa.
Beliau berbuka dengan cara yang sederhana, yakni memakan kurma atau meminum seteguk air sebelum menunaikan salat Maghrib.
3. Waktu Mustajab untuk Berdoa
Saat berbuka puasa termasuk waktu yang istimewa untuk memanjatkan doa kepada Allah Swt.
Pada momen ini, seorang muslim telah menyelesaikan ibadah menahan lapar dan dahaga sejak fajar, sehingga doanya memiliki nilai tersendiri.
Keadaan fisik yang lemah karena berpuasa justru menjadi tanda ketulusan dan penghambaan kepada Allah Swt.
Dalam kondisi tersebut, seorang hamba berada dalam suasana yang penuh harap dan rendah hati ketika memohon kepada-Nya.
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa ketika saat berbuka ada doa yang tidak ditolak." (HR. Ibnu Majah)
4. Memberikan Energi bagi Tubuh
Selain mengandung nilai spiritual, menyegerakan berbuka puasa juga berdampak baik bagi kesehatan.
Setelah menahan diri dari makan dan minum sepanjang hari, tubuh memerlukan asupan nutrisi untuk memulihkan kondisi fisik.
Berbuka tepat waktu membantu tubuh segera mendapatkan energi yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan fungsi organ dan metabolisme.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-BUKA-PUASA-4564565455.jpg)