Ramadan 2026
Sering Buka Bersama hingga Lupa Tarawih, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
Buka bersama menjadi ajang silaturahmi, kadang waktu berlalu begitu cepat, hingga sholat tarawih terlewatkan. Berikut hukumnya.
Jika menghadiri bukber, sebaiknya waktu dibatasi agar tidak mengganggu pelaksanaan sholat Isya dan tarawih.
Waktu Tarawih Masih Panjang
Sering kali orang beranggapan bahwa tarawih hanya bisa dilakukan di masjid sesaat setelah sholat Isya dan berakhir sekitar pukul 21.00 atau 22.00 WIB.
Padahal, waktu pelaksanaan tarawih terbentang sejak selesai Isya hingga menjelang waktu sahur.
Artinya, seseorang masih memiliki kesempatan untuk melaksanakannya di rumah pada tengah malam, bahkan dini hari.
Jika acara buka bersama berlangsung hingga pukul 22.00, seseorang tetap dapat menunaikan tarawih setelah pulang.
Islam memberikan ruang fleksibilitas selama masih berada dalam rentang waktu yang dibenarkan.
Dengan pengaturan waktu yang baik, silaturahmi tetap terjaga dan ibadah pun tidak terabaikan.
Keutamaan Sholat Tarawih di Bulan Ramadan
Sholat tarawih bukan sekadar ibadah tambahan, melainkan momentum istimewa untuk meningkatkan kualitas keimanan.
Mengutip dari baznas.go.id, berikut beberapa keutamaan sholat Tarawih di bulan Ramadan:
1. Kesempatan Mendapatkan Ampunan
Rasulullah SAW menjanjikan ampunan bagi orang yang melaksanakan qiyamul lail di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala.
Tarawih menjadi sarana pembersihan diri dari dosa-dosa yang telah lalu.
2. Pahala Seperti Sholat Semalam Penuh
Siapa pun yang melaksanakan tarawih bersama imam hingga selesai akan mendapatkan pahala seperti sholat semalam suntuk.
Ini merupakan karunia besar yang sayang untuk dilewatkan hanya karena terlena dalam aktivitas sosial.
3. Melatih Konsistensi Ibadah Malam
Tarawih membiasakan seorang Muslim untuk bangun dan beribadah di malam hari.
Kebiasaan ini dapat berlanjut setelah Ramadhan dalam bentuk tahajud atau qiyamul lail lainnya.