Ramadan 2026
Hindari 4 Jenis Makanan Saat Puasa Agar Tak Cepat Lapar, Mengantuk, dan Haus
Tidak ada makanan yang mutlak harus dihindari. Namunm ada beberapa jenis yang sebaiknya dibatasi seperti disampaikan dr. Oqti Rodia, Sp.GK.
Ringkasan Berita:
- Tak sedikit orang mengeluhkan cepat lapar saat puasa. Padahal belum mendekati jadwal buka puasa
- Puasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga kesempatan melatih pola makan lebih sadar
- Dengan mengurangi gula, natrium berlebih, serta makanan pemicu iritasi lambung, tubuh bisa tetap bertenaga, ibadah lebih nyaman, dan risiko gangguan kesehatan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bulan puasa sering jadi momentum memperbaiki pola makan. Namun tak sedikit orang justru mengeluhkan cepat lapar, mengantuk setelah berbuka, hingga tekanan darah kurang terkontrol.
Lalu sebenarnya, makanan apa saja yang sebaiknya dikurangi selama Ramadan agar tubuh tetap sehat dan ibadah tetap lancar?
Dokter Spesialis Gizi Klinik dari RS Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita, dr. Oqti Rodia, Sp.GK, menegaskan bahwa tidak ada makanan yang mutlak harus dihindari.
Namun ada beberapa jenis yang sebaiknya dibatasi.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kota Samarinda Senin, 23 Februari 2026
“Sebenarnya memang ini tuh makanan memang tidak harus mutlak dihindari tapi mungkin dikurangi seperti itu,” jelas dr. Oqti pada talkshow kesehatan virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, Senin (23/2/2026).
1. Takjil Terlalu Manis dan Karbohidrat Refinasi
Takjil manis memang menggoda. Minuman bersoda, susu kental manis, kue-kue manis, hingga nasi putih dalam jumlah besar kerap jadi pilihan utama saat berbuka.
Namun menurut dr. Oqti, konsumsi gula dan karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi secara mendadak bisa memicu lonjakan gula darah drastis.
“Kalau kita dalam awalnya itu dalam kondisi puasa terus tiba-tiba kita berikan dengan makanan yang tinggi gula, itu akan menyebabkan gula darah itu melonjak drastis itu pada akhirnya malah akan membuat kita menjadi cepat lapar lagi dan malah jadi mengantuk,"imbuhnya.
Kondisi ini membuat tubuh terasa lemas dan mengantuk, padahal setelah berbuka masih ada rangkaian ibadah seperti salat magrib, isya, hingga tarawih.
Lonjakan glukosa mendadak juga membuat tubuh cepat kembali lapar, sehingga keinginan makan berlebihan setelahnya menjadi lebih besar.
2. Makanan Tinggi Natrium, Bikin Cepat Haus
Makanan asin bukan berarti tidak boleh sama sekali. Namun kadar natrium yang terlalu tinggi, terutama saat sahur, bisa memicu dehidrasi.
Contohnya mie instan, ikan asin, keripik asin, hingga makanan kaleng.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pasar-Takjil-Ramadan-Jalan-Surabaya-Kota-Malang_20260219_185134.jpg)