Ramadan 2026
Jadwal Imsakiyah di Kota Pangkalpinang Selasa, 24 Februari 2026
Imsak penanda waktu untuk berhenti makan dan minum sebelum masuknya waktu Subuh, berikut jadwal Imsakiyah Pangkalpinang Selasa, 24 Februari 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Saat ini, umat Islam tengah berada di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, bulan yang diwajibkan bagi setiap Muslim untuk menunaikan ibadah puasa.
Puasa Ramadan adalah ibadah menahan diri dari makan, minum, serta segala hal yang membatalkannya sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat karena Allah SWT.
Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi sarana melatih pengendalian diri, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat keimanan.
Agar pelaksanaannya berjalan sesuai tuntunan, umat Muslim membutuhkan pedoman waktu yang jelas, terutama terkait imsak dan salat lima waktu.
Imsak sendiri merupakan penanda waktu untuk berhenti makan dan minum sebelum masuknya waktu Subuh.
Meski secara fikih batas awal puasa dimulai saat azan Subuh, waktu imsak biasanya diberi jeda beberapa menit sebelumnya sebagai bentuk kehati-hatian.
Bagi masyarakat di Kota Pangkalpinang, jadwal imsakiyah menjadi panduan penting agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan tertib dan tepat waktu.
Jadwal Imsakiyah di Kota Pangkalpinang Selasa, 24 Februari 2026 / 6 Ramadan 1447 H
Mengutip dari kanal Ramadan Kebaikan Melokal, berikut rincian waktu imsak dan sholat:
- Imsak: 04.39 WIB
- Subuh: 04.49 WIB
- Dhuha: 06.28 WIB
- Zhuhur: 12.12 WIB
- Ashar: 15.25 WIB
- Maghrib: 18.17 WIB
- Isya: 19.26 WIB
Dengan demikian, waktu imsak di Kota Pangkalpinang pada Selasa, 24 Februari 2026, jatuh pada pukul 04.39 WIB.
Sepuluh menit setelahnya, tepat pukul 04.49 WIB, azan Subuh berkumandang sebagai tanda dimulainya puasa hari itu.
Umat Muslim dianjurkan untuk menyudahi santap sahur sebelum imsak dan memastikan niat telah tertanam dalam hati sebelum masuk waktu Subuh.
Niat Puasa Ramadan Harian
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hâdzihis sanati lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
“Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.”
Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh
(Beberapa ulama, khususnya dalam mazhab Maliki, membolehkan niat di awal Ramadan untuk satu bulan penuh)