Ramadan 2026
Mutiara Ramadan, Berdamailah dengan Musibah, Jangan Takut
Ujian hidup seperti musibah.Jangan takut menghadinya degan iman. Ini penjelasan Menag Nasaruddin Umar dalam Mutiara Ramadan Tribun.
Penderitaan atau musibah sesungguhnya adalah “surat cinta Tuhan”. Tuhan merindukan hamba-Nya tetapi undangannya berupa kenikmatan dan kemewahan tidak digubris, maka Tuhan mengubah surat undangannya dalam bentuk musibah. Musibah adalah ujian keburukan (balaun sayyiah) tetapi mengangkat martabat kemanusiaan. Jika orang ditimpa musibah maka yang paling pertama dipanggil biasanya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa.
Akan tetapi jika orang diuji dengan kemewahan atau pangkat, dan jabatan, yang paling sering dihubungi, adalah makhluk Tuhan, berupa orang yang disayanginya.
Tidak jarang di antara mereka adalah bukan muhrimnya dan sering terjadi dosa dan maksiyat karenanya. Dengan demikian, musibah dan penderitaan tidak selamanya negatif. Ingat pesannabi: “Jika Tuhan menyayangi hambanya maka siksaannya didatangkan lebih awal di dunia supaya di akhirat nanti lunas. Jika Tuhan tidak menyukai hambanya
Dia menunda siksaan-Nya di akhirat yang amat pedih”. Hadis lain dikatakan: “Orang yang menjalani sakit demam sehari maka akan dihapuskan dosanya setahun”.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Menteri-Agama-Nasaruddin-Umar-pada-acara-Sambung-Rasa.jpg)