Jumat, 10 April 2026

Ramadan 2026

3 Amalan Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan, Lebih Baik dari Seribu Bulan

Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Berikut amalan yang dianjurkan pada 10 hari terakhir Ramadan menurut BAZNAS.

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Bobby Wiratama
Tangkap Layar Twitter/X
Masjid Al-Aqsa saat malam Lailatul Qadar pada Jumat (5/4/2024). Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Berikut amalan yang dianjurkan pada 10 hari terakhir Ramadan menurut BAZNAS. 

Ringkasan Berita:
  1. Lailatul Qadar terjadi di 10 malam terakhir Ramadan.
  2. Nilainya lebih baik dari seribu bulan.
  3. Ada beberapa amalan yang dianjurkan untuk menghidupkan malam tersebut.

TRIBUNNEWS.COM - Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam yang sangat istimewa dalam bulan Ramadan. 

Malam ini disebut memiliki keutamaan yang sangat besar karena nilainya lebih baik dari seribu bulan. 

Keutamaan tersebut dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Qadr ayat 3–5.

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 3-5)

Informasi mengenai keutamaan dan amalan malam Lailatul Qadar ini disampaikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). 

Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa Lailatul Qadar terjadi pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, meskipun tanggal pastinya tidak diketahui.

Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada malam-malam tersebut agar tidak melewatkan keutamaan Lailatul Qadar.

Amalan Malam Lailatul Qadar

Pertama: Semangat ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa ketika memasuki sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, beliau kencangkan sarungnya (bersungguh-sungguh dalam ibadah dengan meninggalkan istri-istrinya), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah.” (HR. Bukhari, no. 2024 dan Muslim, no. 1174).

Baca juga: Sambut Lailatul Qadar, 180 Ribu Jamaah Salat Isya-Tarawih-Itikaf di Masjid Al-Aqsa

Amalan yang dianjurkan antara lain:

  1. Memperbanyak membaca Al-Qur’an
  2. Memperbanyak dzikir
  3. Menghidupkan malam dengan ibadah
  4. Mengajak keluarga untuk beribadah

Kedua: Menghadiri shalat Isya dan Subuh berjamaah

Sebagaimana dinukil oleh Imam Asy-Syafi’i dalam Al-Umm dari ulama Madinah, disebutkan bahwa menghidupkan malam Lailatul Qadar dapat dilakukan dengan melaksanakan shalat berjamaah.

Dikatakan dalam riwayat ulama:

“Menghidupkan malam lailatul qadar itu bisa dengan melaksanakan shalat Isya’ berjamaah dan bertekad untuk melaksanakan shalat Shubuh secara berjamaah.”

Dalam riwayat lain disebutkan:

“Siapa yang menghadiri shalat berjamaah pada malam Lailatul Qadar, maka ia telah mengambil bagian dari menghidupkan malam Lailatul Qadar tersebut.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved