Ramadan 2026
Amalan Sunnah setelah Sahur yang Sering Terlewat Padahal Penuh Keberkahan
Waktu setelah sahur merupakan momen istimewa untuk memperbanyak doa, istighfar, menjaga shalat Subuh berjamaah, membaca Al-Qur’an, serta berdzikir.
Ringkasan Berita:
- Sahur adalah amalan sunnah yang penuh keberkahan sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
- Waktu setelah sahur merupakan momen istimewa untuk memperbanyak doa, istighfar, menjaga shalat Subuh berjamaah, membaca Al-Qur’an, serta berdzikir agar puasa diawali dengan ibadah yang maksimal.
- Menghindari tidur berlebihan dan mengisi waktu Subuh dengan amal kebaikan seperti sedekah dapat menyempurnakan keberkahan sahur serta menjadikan hari lebih bermakna.
TRIBUNNEWS.COM - Sahur bukan sekadar waktu makan sebelum berpuasa, tetapi juga momen penuh keberkahan.
Dalam ajaran Islam, sahur memiliki nilai ibadah yang besar sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad.
Sahur sendiri adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan.
Rasulullah SAW bersabda: "Bersahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan." (HR. Bukhari dan Muslim)
Keberkahan sahur tidak hanya terletak pada kekuatan fisik untuk berpuasa, tetapi juga pada dimensi spiritualnya.
Sahur membedakan puasa umat Islam dengan umat sebelumnya dan menjadi bentuk ketaatan kepada sunnah Nabi.
Keberkahan itu akan semakin sempurna ketika kita mengisi waktu setelah sahur dengan amalan yang dicontohkan dalam Islam.
Namun, sering kali setelah selesai makan sahur, banyak orang langsung kembali tidur atau sibuk dengan aktivitas lain tanpa menghidupkan waktu yang sangat berharga tersebut.
Padahal, ada beberapa amalan sunnah setelah sahur yang kerap terlewat, padahal pahalanya begitu besar.
Amalan Sunnah Setelah Sahur yang Sering Terlewat
Dilansir dari laman Baznas, berikut amalan sunnah setelah sahur:
Baca juga: 5 Adab Sahur dan Berbuka Puasa Sesuai Tuntunan Islam
1. Memperbanyak Doa sebagai Sunnah setelah Sahur
Salah satu amalan sunnah setelah sahur yang sering terlewat adalah memperbanyak doa. Waktu sahur berada di akhir malam, tepatnya pada sepertiga malam terakhir. Ini adalah waktu yang sangat istimewa.
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berfirman:
"Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri."
Karena itu, setelah selesai makan sahur, jangan langsung beranjak atau kembali tidur. Luangkan beberapa menit untuk berdoa. Mintalah ampunan, rezeki yang halal, kesehatan, serta kekuatan iman agar mampu menjalani puasa dengan baik. Doa setelah sahur bisa menjadi awal hari yang penuh ketenangan dan keberkahan.
2. Memperbanyak Istighfar di Waktu Sahur
Selain berdoa, amalan sunnah berikutnya adalah memperbanyak istighfar. Allah memuji orang-orang beriman dalam Al-Qur’an:
"Dan pada waktu sahur mereka memohon ampun." (QS. Adz-Dzariyat: 18)
Ayat ini menunjukkan bahwa waktu sahur sangat dianjurkan untuk memohon ampun kepada Allah. Istighfar yang diucapkan dengan sungguh-sungguh dapat membersihkan hati dan mendatangkan rahmat-Nya.
Dengan beristighfar, kita mengakui bahwa diri ini penuh kekurangan dan selalu membutuhkan ampunan Allah.
3. Menjaga Shalat Subuh Berjamaah
Setelah sahur, persiapkan diri untuk menyambut shalat Subuh. Jangan sampai kembali tidur hingga melewatkan waktu shalat.
Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya shalat Subuh berjamaah. Dalam hadis disebutkan bahwa shalat Subuh berjamaah lebih utama dan memiliki pahala besar.
Sambil menunggu azan, isi waktu dengan dzikir, membaca Al-Qur’an, atau melaksanakan shalat sunnah sebelum Subuh. Dengan begitu, puasa kita dimulai dengan ibadah yang maksimal.
4. Membaca Al-Qur’an setelah Sahur
Waktu setelah sahur biasanya masih tenang dan pikiran pun masih segar. Ini adalah momen yang baik untuk membaca Al-Qur’an.
Tidak perlu lama, cukup beberapa ayat secara rutin. Terutama di bulan Ramadhan, membaca Al-Qur’an di waktu pagi akan menenangkan hati dan memberi semangat spiritual untuk menjalani aktivitas seharian.
5. Menjadikan Waktu Subuh sebagai Momentum Berbagi
Sunnah setelah sahur tidak hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga kepedulian kepada sesama.
Selain memperbanyak doa dan istighfar, kita bisa memulai hari dengan bersedekah, termasuk sedekah Subuh. Dalam hadis disebutkan bahwa setiap pagi ada malaikat yang mendoakan orang yang bersedekah agar diberi ganti yang lebih baik.
Dengan membiasakan sedekah setelah sahur atau setelah Subuh, kita tidak hanya memperkuat ibadah pribadi, tetapi juga membantu saudara-saudara yang membutuhkan. Awal hari pun menjadi lebih bermakna dan penuh keberkahan.
6. Berdzikir dan Meluruskan Niat
Setelah shalat Subuh, biasakan membaca dzikir pagi. Dzikir pagi menjadi pelindung diri sepanjang hari.
Selain itu, luruskan niat sebelum memulai aktivitas. Niatkan semua pekerjaan karena Allah. Dengan niat yang benar, aktivitas sehari-hari pun bisa bernilai ibadah.
7. Menghindari Tidur Berlebihan setelah Sahur
Banyak orang langsung tidur lagi setelah sahur hingga matahari terbit. Padahal, waktu pagi adalah waktu yang penuh keberkahan.
Rasulullah SAW berdoa agar umatnya diberkahi pada waktu pagi hari. Karena itu, sebaiknya manfaatkan waktu ini untuk hal-hal yang bermanfaat agar tidak kehilangan banyak keutamaan.
(Tribunnews.com/Latifah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-SESUDAH-SAHUR-3465345435.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.