Ramadan 2026
Arti dan Makna Malam Lailatul Qadar, Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat istimewa di bulan Ramadan, berikut ini arti dan makna Malam Lailatul Qadar.
Al-Quran yang turun pada malam Lailatul Qadar diartikan bahwa pada malam itu Allah SWT mengatur dan menetapkan khittah dan strategi bagi Nabi-Nya, Muhammad SAW guna mengajak manusia kepada agama yang benar yang pada akhirnya akan menetapkan perjalanan sejarah umat manusia, baik sebagai individu maupun kelompok.
Kedua, qadar berarti kemuliaan.
Malam tersebut adalah malam mulia yang tiada bandingnya.
Ia mulia karena terpilih sebagai malam turunnya Al-Quran serta karena ia menjadi titik tolak dari segala kemuliaan yang dapat diraih.
Kata qadar yang berarti mulia ditemukan dalam Surat Al-An'am Ayat 91 yang berbicara tentang kaum musyrik:
Wa mâ qadarullâha ḫaqqa qadrihî idz qâlû mâ anzalallâhu ‘alâ basyarim min syaî'
Artinya: Mereka (Bani Israil) tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya ketika mereka berkata, “Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia.”
Baca juga: Kapan Malam Lailatul Qadar Tahun 2026? Ini Keutamaan, Makna, dan Tanda-tanda Kemunculannya
Ketiga, qadar berarti sempit.
Malam tersebut adalah malam yang sempit, karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi sehingga mereka berhimpitan, seperti yang ditegaskan dalam Surat Al-Qadar: "Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar."
Kata qadar yang berarti sempit digunakan oleh Al-Qur’an antara lain dalam ayat ke-26 Surat Ar-Ra'd:
Allâhu yabsuthur-rizqa limay yasyâ'u wa yaqdiru
Artinya: Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya).
(Tribunnews.com/Latifah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/iktikaf-akhir-ramadan_20230414_174538.jpg)