Jumat, 15 Mei 2026

Ramadan 2026

Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat Malam Lailatul Qadar Beserta Waktu dan Jumlah Rakaatnya

Umat Islam dianjurkan menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan berbagai ibadah, salah satunya sholat malam Lailatul Qadar. 

Tayang:

مَأْمُومًا (sebagai makmum)

Tata Cara Sholat Lailatul Qadar

Pada dasarnya, tata caranya sama seperti sholat sunnah dua rakaat pada umumnya. 

Namun terdapat amalan yang dianjurkan oleh sebagian ulama sebagai bentuk pengagungan malam tersebut:

  • Niat dalam hati.
  • Takbiratul ihram.
  • Membaca doa iftitah (opsional).
  • Membaca Surat Al-Fatihah.
  • Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali (rakaat pertama).
  • Rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua.
  • Bangkit ke rakaat kedua.
  • Membaca Al-Fatihah.
  • Membaca Al-Ikhlas 7 kali.
  • Menyelesaikan rakaat seperti biasa hingga salam.
  • Setelah salam, dianjurkan membaca istighfar 70 kali.

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika mencari Lailatul Qadar:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya:

“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai maaf, maka maafkanlah aku.”

Waktu Pelaksanaan Sholat Lailatul Qadar

Memahami waktu pelaksanaan sholat Lailatul Qadar sangat penting agar ibadah yang dilakukan benar-benar sesuai dengan tuntunan syariat dan mendapatkan keutamaan maksimal.

1. Dilaksanakan pada Malam Hari

Sholat Lailatul Qadar termasuk bagian dari qiyamul lail (shalat malam).

Sehingga dikerjakan setelah masuk waktu Isya hingga sebelum terbit fajar (Subuh). 

Artinya, rentang waktunya cukup panjang, dimulai setelah sholat Isya dan berakhir saat azan Subuh berkumandang.

2. Dilakukan di 10 Malam Terakhir Ramadan

Lailatul Qadar diyakini terjadi pada salah satu malam di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, khususnya malam-malam ganjil (21, 23, 25, 27, dan 29). 

Oleh karena itu, para ulama menganjurkan agar umat Islam menghidupkan seluruh sepuluh malam terakhir agar tidak melewatkan malam yang mulia tersebut.

Pada tahun 2026 (1447 H), sepuluh malam terakhir Ramadan diperkirakan jatuh pada pertengahan hingga akhir Maret 2026, tergantung hasil penetapan resmi pemerintah melalui sidang isbat.

3. Waktu Paling Utama: Sepertiga Malam Terakhir

Meski boleh dilakukan sejak selesai sholat Isya dan Tarawih, waktu yang paling utama (afdhal) adalah pada sepertiga malam terakhir. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved