Ramadan 2026
Ingin Diet Saat Puasa? Ini Komposisi Menu Sahur yang Tepat Agar Berat Badan Tidak Naik
Atur piring sahur: karbo-protein di kiri, sayur-buah di kanan. Hindari manis & berminyak agar puasa tetap sehat dan berat badan terkontrol
Menurut dr. Santi, kenaikan berat badan akibat pola makan yang tidak seimbang dapat meningkatkan berbagai risiko penyakit.
Orang yang mengalami kelebihan berat badan memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena penyakit metabolik.
Beberapa penyakit yang risikonya meningkat antara lain diabetes, hipertensi, hingga kanker.
Karena itu, menjaga komposisi makanan saat sahur sangat penting agar tubuh tetap sehat selama menjalani puasa.
Menu sahur yang tepat juga membantu tubuh tetap bertenaga tanpa memicu rasa lapar berlebihan di siang hari.
Baca juga: 4 Menu Satset untuk Sahur, Takjil, hingga Berbuka Puasa
Hindari Makanan Manis dan Berminyak Saat Sahur
Selain mengontrol jumlah karbohidrat, dr. Santi juga menyarankan untuk membatasi konsumsi makanan tertentu jika tujuan utamanya adalah menurunkan berat badan.
Makanan yang terlalu manis, seperti minuman manis, sebaiknya dikurangi.
Hal ini termasuk minuman yang sering dikonsumsi saat sahur seperti teh manis.
Selain itu, makanan yang terlalu berminyak seperti gorengan juga sebaiknya dihindari.
Makanan pedas dan terlalu asam juga tidak disarankan karena dapat membuat perut tidak nyaman selama berpuasa.
“Jadi kalau mau bersahur hindari juga yang asem, yang pedes, yang terlalu berminyak. Itu membuat perut gak enak,"pungkasnya.
Dengan memilih makanan yang tepat, sahur tidak hanya membantu tubuh kuat berpuasa, tetapi juga mendukung program diet selama Ramadan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/daftar-makanan-sahur-agar-awet-kenyang.jpg)