Ramadan 2026
Sahabat Spiritual, Al-Shuhbah Lepaskan Nafsu Manusia dan Hadirkan Allah dalam Hati
Di dalam tradisi sufistik dikenal ada yang disebut dengan istilah al-shuhbah, yaitu sahabat yang muncul karena solidaritas spiritual.
Mutiara Ramadan Hari ke 22
Oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar
TRIBUNNEWS.COM - Di dalam tradisi sufistik dikenal ada yang disebut dengan istilah al-shuhbah, yaitu sahabat yang muncul karena solidaritas spiritual.
Mungkin begitu lama menjalin hubungan spiritual antara satu sama lain sehingga muncul persahabatan intensif dirasakan sebagai seperti saudara. Persahabatan spiritualini mempunyai nilai yang tinggi di dalam Islam.
Baca juga: Mutiara Ramadan Hari ke-15, Menggapai Pribadi Qana’ah
Di dalam salah satu hadis pernah disebutkan salah seorang yang akan menjadi penghuni satu di antara tujuh naungan VVIP di bawah naungan ‘Arasy ialah orang-orang yang menjakin persahabatan mendalam secara spiritual.
Sahabat spiritual (al-shuhbah) sangat dibutuhkan oleh setiap orang.
Orang yang tidak memiliki sahabat spiritual dikhawatirkan hidupnya akan menjadi kering, gersang, dan menghabiskan umurnya tanpa mencapai apa yang diharapkan. Sahabat spiritual dirasakan keberadaanya di dalam hati.
Baca juga: Mutiara Ramadan, Hikmah Puasa dari Luqmanul Hakim yang Tertera di Alquran
Mereka mungkin agak berbeda dengan sahabat-sahabat fragmatis kita di lingkungan kerja dan paguyuban lainnya.
Sahabat spiritual tidak mesti dengan arang yang luar biasa, yang seolah mampu menebak rahasia masa lalu dan masa depan kita, tetapi orang-orang biasa yang petunjuknya senantiasa mengalir di dalam diri kita.
Mereka bukan orang yang membukakan pintu tetapi menghilangkan tabir antara diri kita dan dirinya. Mereka bukan orang yang menuntun kita dengan ucapan ttp mengalirkan fibrasi dan energi spiritual.
Mereka mengeluarkan kita dari hawa nafsu dan memasukkan ke hadirat Allah SWT. Mereka selalu membersihkan cermin batin kita sehingga tampak jelas cahaya Tuhan. Mereka membangkitkan harapan dan optimisme sehingga kita tidak putus asa dengan kasih Tuhan. Mereka selalu berjalan menemani kita sehingga kita sampai kepada-Nya.
Sahabat spiritual ialah orang yang mengeluarkan kita dari belenggu hawa nafsu dan memasukkanmu ke hadirat Allah SWT. Mereka selalu membersihkan cermin batin kita sehingga tampak jelas cahaya Tuhan.
Mereka selalu membangkitkan harapan dan optimisme sehingga kita tidak putus asa dengan kasih Tuhan. Mereka selalu selalu berjalan bersama kita sehingga kita sampai kepada-Nya. Sebaik-baik sahabat spiritual ialah mereka yang mampu menanam dan menumbuh suburkan rasa cinta kita kepada Tuhan. Kita tidak boleh menilai penampilan fisik sahabat spiritual.
Sahabat spiritual adalah utusan Tuhan untuk menyadarkan diri kita yang mengaraj ke jalan yang sesat.
Sesungguhnya panggilan Tuhan untuk kita muncul melalui mulut sahabat spiritual kita. Sahabat spiritual selalu mendampingi kita, baik ketika kita jatuh ke lembah kehinaan dosa maupun ketika kita di puncak maqam spiritual.
Jika Tuhan mencintai seseorang maka Ia akan memperkenalkan kita dengan seorang sahaabat spiritual. Nasehat tokoh-tokoh spiritual: “Jika kalian berjumpa dengan sahabat spiritual yang cocok denganmu maka bergurulah dan hormatilah”.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/menteri-agama-nasaruddin-umar-20102025.jpg)