Senin, 4 Mei 2026

Ramadan 2026

Hukum Zakat Fitrah Online dalam Islam, Sah atau Tidak? Ini Penjelasannya

Seiring perkembangan teknologi, kini muncul cara baru dalam menunaikan zakat, yaitu melalui layanan zakat fitrah online. 

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu dan harus diberikan kepada mustahik sebelum sholat Idul Ftri.
  • Menurut para ulama, pembayaran zakat fitrah secara online diperbolehkan karena media pembayaran tidak memengaruhi keabsahan zakat selama rukun dan syaratnya terpenuhi.
  • Zakat online tetap sah selama disertai niat, disalurkan melalui lembaga yang amanah, dan sampai kepada penerima yang berhak tepat waktu.

TRIBUNNEWS.COM - Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban bagi setiap Muslim yang dilaksanakan pada bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

Ibadah ini bertujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan puasa sekaligus membantu mereka yang membutuhkan agar dapat merayakan Lebaran dengan layak.

Zakat fitrah diwajibkan bagi setiap Muslim yang mampu, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak. 

Biasanya zakat fitrah dikeluarkan oleh kepala keluarga untuk dirinya dan anggota keluarganya. 

Kewajiban ini harus ditunaikan sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri.

Dalam pelaksanaannya, zakat fitrah umumnya diberikan dalam bentuk makanan pokok seperti beras dengan ukuran sekitar satu sha’ atau setara kurang lebih 2,5 hingga 3 kilogram. 

Namun di beberapa daerah, zakat fitrah juga dapat dibayarkan dalam bentuk uang yang nilainya disesuaikan dengan harga makanan pokok tersebut.

Penerima zakat fitrah adalah mereka yang termasuk dalam golongan mustahik, seperti fakir, miskin, serta pihak-pihak lain yang berhak menerima zakat sesuai ketentuan syariat Islam.

Seiring perkembangan teknologi, kini muncul cara baru dalam menunaikan zakat, yaitu melalui layanan zakat fitrah online. 

Metode ini memungkinkan seseorang membayar zakat melalui transfer bank, aplikasi, atau platform digital yang disediakan oleh lembaga amil zakat.

Apakah Zakat Fitrah Online Diperbolehkan?

Baca juga: Berapa Besaran Bayar Zakat Fitrah dengan Uang Tunai di Tahun 2026? Berikut Penjelasan dan Panduannya

Dalam kajian hukum Islam, yang menjadi penentu sah atau tidaknya zakat bukanlah cara pembayarannya, melainkan terpenuhinya rukun dan syarat zakat itu sendiri, dikutip dari kotayogya.baznas.go.id.

Hal yang paling penting adalah adanya orang yang mengeluarkan zakat (muzakki), niat ketika menunaikan zakat, harta yang dikeluarkan sesuai dengan ketentuan, serta tersalurkannya zakat kepada orang yang berhak menerima.

Karena itu, penggunaan sistem digital seperti transfer bank atau aplikasi tidak memengaruhi keabsahan zakat. 

Selama zakat benar-benar disalurkan kepada mustahik sebelum batas waktu yang ditentukan, maka zakat tersebut tetap dinilai sah.

Pembayaran zakat melalui layanan digital pada dasarnya merupakan bentuk penyerahan amanah kepada pihak lain untuk menyalurkan zakat. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved