Sabtu, 11 April 2026

Ramadan 2026

Jadwal Buka Puasa Kota Medan Hari Ini Rabu, 18 Maret 2026

Simak jadwal buka puasa untuk Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara pada Rabu, 18 Maret 2026 hari ini: Maghrib (Buka Puasa): 18.40 WIB.

Tribun Medan/Danil Siregar
TADARUSAN - Santri membaca Al Quran di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan, Sabtu (21/2/2026). Simak jadwal buka puasa untuk Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara pada Rabu, 18 Maret 2026 hari ini: Maghrib (Buka Puasa): 18.40 WIB. 

Agar dapat berbuka puasa sesuai sunnah Rasulullah SAW, ada lima tanda waktu berbuka puasa yang tepat sesuai tuntunan Islam, berikut rinciannya:

  1. Terbenamnya matahari: Tanda paling utama adalah terbenamnya matahari, yang menandai masuknya waktu Maghrib.
  2. Adzan Maghrib: Di banyak negara Muslim, adzan Maghrib menjadi penanda pasti waktu berbuka puasa yang tepat.
  3. Perhitungan waktu shalat: Menggunakan jadwal shalat resmi yang biasanya mencantumkan waktu berbuka puasa yang tepat.
  4. Perubahan cahaya langit: Langit yang mulai gelap di ufuk barat menjadi tanda alami bahwa waktu berbuka puasa telah tiba.
  5. Mengikuti kalender hijriah: Dalam Islam, perhitungan waktu berbuka puasa juga berkaitan dengan kalender hijriah yang menjadi pedoman ibadah.

Baca juga: Hindari Berbuka Puasa dengan Minuman Manis Berlebihan, Ini Tips Sehat dari Ahli Gizi

Bacaan Doa Berbuka Puasa

Ketika berbuka puasa, setelah seharian menahan lapar dan dahaga, umat Muslim hendaknya melafalkan doa berbuka puasa sebagai bentuk syukur atas nikmat dan karunia Allah SWT.

Dikutip dari laman resmi mui.or.id, ada lima macam doa berbuka puasa yang bisa dibaca, sebagaimana dipaparkan oleh Imam al-Nawawi (w. 676 H.) dalam karyanya, al-Adzkar:

1. Doa yang berasal dari riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah

Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud no. 2010)

2. Riwayat Abu Daud dari Mu’adz bin Zahrah, ia bercerita bahwa Rasulullah pernah berdoa saat berbuka puasa, sebagai berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.” (HR. Abu Daud no. 2011)

Baca juga: Gorengan Jadi Andalan, Ini Kebiasaan Buka Puasa dan Sahur Versi Syifa Hadju

Di masyarakat kita, doa ini ada tambahannya, dan ini tidak masalah. Sebab, doa tidak terbatas pada riwayat. Kita dibebaskan mengekspresikan doa selama itu baik. Tambahan tersebut yakni:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved