Breaking News:

Di Cirebon, Tuyul Disewakan, Dijual dan Bisa Dikredit

Seorang paranormal di Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon mengaku telah berhasil menangkap makhluk gaib yang diduga tuyul. Mereka pun makin penasaran akan kebenaran makhluk yang terlihat berukuran mini tersebut. Benarkah tuyul itu ada?

zoom-inlihat foto Di Cirebon, Tuyul Disewakan, Dijual dan Bisa Dikredit
Ist
Ilustrasi
Laporan Wartawan Tribun Jabar , Ida Romlah

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Seorang paranormal di Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon mengaku telah berhasil menangkap makhluk gaib yang diduga tuyul. Masyarakat sekitar pun makin penasaran akan kebenaran makhluk yang terlihat berukuran mini tersebut. Benarkah tuyul itu ada?

Diberitakan sebelumnya, Kota Cirebon kembali heboh setelah seorang paranormal berhasil menangkap lima makhluk gaib yang diduga tuyul Senin (22/3/2010) malam. Rabu (24/3/2010) malam ia kembali menangkap tiga makhluk gaib serupa.

Kali ini paranormal yang diketahui beranma Ki Panurukan itu menangkap makhluk tersebut di rumah tetangganya di Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Menanggapi hal ini, spiritual muda Cirebon Ustadz Ujang Bustomi membenarkan adanya warga Cirebon yang memelihara tuyul atau sejenis jin yang dipercaya membuat orang bisa mendapatkan kekayaan dengan cara mudah tanpa perlu bekerja keras.

"Di Cirebon, banyak tuyul yang disewakan oleh pemiliknya, bahkan dijual baik secara kontan maupun kredit," ujar Ujang Bustomi.

Tuyul di Cirebon, lanjutnya, dijual dengan mahar berkisar Rp 10 juta hingga Rp 20 juta. Selain itu, pembeli harus memenuhi sejumlah kontrak lainnya, seperti menyediakan kamar khusus lengkap dengan kasur kecil dan bantalnya, menyediakan sajen, memandikan, bahkan pada malam hari istri si pemilik tuyul harus menyusui sang tuyul agar mau bekerja untuk majikannya.

"Pada malam hari, biasanya menyusu pada istri pemiliknya, jika tidak dikasih dia ngambek dan nggak mau bekerja," ujarnya.

Menurut Ujang Bustomi, seperti penggambaran tuyul di Pulau Jawa umumnya, di Crebon pun tuyul berbentuk mini. Sementara di luar Pulau Jawa bentuknya menyerupai orang dewasa. Makhluk lelembut ini beroperasi sesuai keinginan pemiliknya.

Ujang menjelaskan, meski merupakan jenis makhluk halus, tuyul bisa dilihat dengan kasat mata. Bahkan bisa ditunjukkan melalui media seperti kamera foto atau video. Meski demikian, tidak sembarangan orang bisa melakukannya dan harus melalui ritual yang cukup panjang, termasuk menjalani puasa, minimal satu hari satu malam.

"Tuyul bisa ditunjukkan secara dzohir oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan khusus. Kalau mau saya bisa menunjukkan wujud jin tersebut kepada Anda," tandasnya.

Terkait pemberitaan tertangkapnya sejumlah tuyul di Kota Cirebon, Ujang Bustomi sempat mendatangi rumah paranormal yang mengaku berhasil menangkap tuyul tersebut. Namun, sang paranormal asal Kelurahan Drajat itu tidak mau menujukkan tuyul dalam botol tersebut dengan alasan sudah dimusnahkan.

Ujang Bustomi mengimbau kepada masyarakat agar tidak sekali-kali memelihara tuyul atau sejenisnya. "Memelihara tuyul merupakan salah satu bentuk kemusyrikan kepada Allah yang dosanya tidak akan diampuni," ujarnya. (*)

Editor: inject by pe77ow
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved