Sabtu, 24 Januari 2026

Gunung Sinabung Meletus

Gempa Mengguncang dan Larva Pijar Menyembur

Hingga Minggu (29/8/2010) dini hari pukul 02.00 WIB, larva pijar masih terus menyembur

Editor: Prawira
Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Sinuhaji Langsung dari Kabanjahe

TRIBUNNEWS.COM, KABANJAHE
- Hingga Minggu (29/8/2010) dini hari pukul 02.00 WIB, larva pijar masih terus menyembur dari kawah Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Larva pijar itu mulai menyembur sejak pukul 00.15 WIB.

Dari kota Berastagi, larva pijar berwarna merah tersebut terlihat jelas. Namun, sejauh ini materialnya semburannya belum terlalu jauh, karena masih jatuh di seputaran kepundan gunung.

Sebelum larva pijar itu muncul, sejumlah warga merasa ada gempa vulkanik.

Selain lava pijar, dari puncak Gunung Sinabung juga masih terlihat kepulan asap hitam.

Aktivitas Gunung Sinabung mulai terlihat sejak Jumat (27/8/2010) setelah gunung berketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut itu mulai memuntahkan kabut asap berpartikel belerang. Kabut asap itu semakin menebal pada Sabtu (28/8/2010) pagi. Namun, warga sempat diimbau untuk kembali ke desanya masing-masing, karena BMKG mengatakan situasi Gunung Sinabung tidak terlalu berbahaya.

Namun, faktanya, pada Minggu (29/8/2010) dini hari pukul 00.15 WIB, aktivitas gunung tersebut semakin mengerikan. Larva pijar menyala-nyala di kawahnya dan memuntahkan semburan material. Dikhawatirkan, semburan material itu akan semakin jauh lemparannya hingga ke pemukiman penduduk.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved