Rabu, 10 Juni 2026

Kerusuhan Buol

Kapolda: Personel Kami Menggunakan Peluru Karet

Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Muhammad Amin Saleh menyatakan bahwa aparat kepolisian masih berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian...

Tayang:
Penulis: Anwar Sadat Guna
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Muhammad Amin Saleh menyatakan bahwa aparat kepolisian masih berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian pasca penyerbuan ribuan warga ke Mapolsek Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng).  

Ratusan personel disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan maupun penyerbuan susulan. Situasi di sekitar lokasi kejadian hingga pukul 02.30 masih mencekam.  

Kapolda mengatakan, saat ribuan massa menyerbu Polsek Buol, polisi yang berada di lokasi kejadian berupaya membubarkan massa dengan melepaskan tembakan ke udara.

"Semua peluru yang digunakan personel kami adalah peluru hampa dan peluru karet. Ternyata makin lama, eskalasi di lokasi kejadian makin meningkat," ujar Amin Saleh.  

Melihat kondisi saat itu sepertinya sulit dikendalikan, Amin Saleh mengatakan, mau tak mau polisi berusaha mengambil langkah tegas karena posisi aparat mulai terdesak.  

"Dalam situasi seperti itu, ketika massa makin banyak dan eskalasinya makin memanas, mungkin ada anggota tak mampu menahan emosi sehingga insiden penembakan tak dapat dihindari," lanjut Amin saleh.

Kapolda menyatakan, ada dua warga terkena tembakan di lokasi kejadian. Mereka tewas terkena peluru aparat, sementara ada enam polisi luka-luka akibat bentrokan yang terjadi di Polsek Buol.

Kerusuhan itu berawal saat sekitar 3.000 warga yang datang dari Kelurahan Buol, Leok, Kulango dan Kali yang menyerbu Kantor Polsek Biau Selasa malam.

Massa tidak dapat menerima kematian Kasmir Timumun, seorang tukang ojek, di tahanan Polsek Biau hari Senin (30/8/2010).

Kasmir ditahan karena kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang anggota kepolisian di kota itu, namun hari Senin dia tewas di dalam tahanan. Banyak warga mencurigai bahwa kematiannya akibat penganiayaan.

Sebagai buntut dari kematiannya, Selasa malam sekitar pukul 21.30 WITA, ribuan warga mendatangi Markas Polsek Biau yang terletak di Kelurahan Kali dan berdekatan dengan Kantor Bupati Buol.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved