Warga Jl Panglima Pontianak Air Keluhkan PDAM
Warga Komplek Bahari Mas Jl Panglima Aim Kelurahan Tanjung Hulu, Pontianak Timur, gerah atas pelayanan PDAM di daerah mereka
PONTIANAK, TRIBUNNEWS.COM -- Warga Komplek Bahari Mas Jl Panglima Aim Kelurahan Tanjung Hulu, Pontianak Timur, gerah atas pelayanan PDAM di daerah mereka. Pasalnya, rata-rata per hari warga di sana hanya bisa mendapatkan pasokan air satu ember saja.
Jika tidak ada perubahan pelayanan yang lebih baik dari PDAM, ratusan warga yang berdomisili di tempat itu mengancam akan mengadukan kondisi ini ke wakil rakyat.
"Kami sudah bosan mengadi ke PDAM, kini kami juga ingin ada pertanggungjawaban dari Pemkot, dan DPRD, kenapa hingga sejauh ini kami masih belum bisa mendapatkan kebutuhan dasar yang maksimal," ujar perwakilan warga Komplek Bahari Mas, Adhe, Senin (20/9/2010).
Walau kondisi distribusi air PDAM di komplek
ini hanya rata-rata satu ember per hari, hal ini menurut Adhe tidak memperkecil
biaya rekening yang mereka bayar.
"Justru kami heran, meskipun air tidak
mengalir tagihan pembayaran rekening air kami selalu melonjak. Tagihan saya
yang bulan Juli Rp 15 ribu, tiba-tiba melonjak hingga Rp 150 ribu per
bulan," kata dia. (*)