Mahasiswi FK UGM Hilang
Yuliana Tak Gaul dengan Sesama Mahasiswa Asal Kalsel
Yuliana, mahasiswi kedokteran UGM yang menghilang secara misterius, ternyata tak gaul di kalangan mahasiswa UGM asal Kalimantan Selatan.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Yuliana, mahasiswi kedokteran UGM yang menghilang secara misterius, ternyata tak gaul di kalangan mahasiswa UGM asal Kalimantan Selatan. Sejumlah mahasiswa putra yang tinggal di asrama mahasiswa Kalsel, Lambung Mangkurat, di Jalan AM Sangaji, Yogyakarta, pun mengaku hanya mengenal namanya, namun belum pernah bertemu dengan Yuliana.
Saat Tribun Jogja memasuki kompleks asrama tersebut, pintunya sedikit terbuka meski hanya muat selebar badan sepeda motor. Mengenakan kaos hitam bermotif garis-garis putih dipadu celana pendek, Muhammad Hagi Ramadhani (18), salah satu penghuni asrama, mempersilakan Tribun Jogja masuk.
Saat diajak mengobrol, ia mengaku hanya satu kali bertemu Yuliana. Itu pun sudah cukup lama, ketika pihak asrama mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), September 2010 lalu.
"Saat kegiatan LDK waktu itu, saya masuk kepanitiaan, dan baru tahu kalau dia satu daerah dengan saya," ujar mahasiswa kedokteran angkatan 2009 ini, mengomentari hilangnya Yuliana.
Ia menambahkan, berdasar informasi yang ia dengar dari teman-temannya, Yuliana jarang ikut praktikum, dan belum pernah terlihat meminjam buku pelajaran kepada para seniornya. Ia tidak pernah dekat dengan seniornya, baik di kalangan kampus atau pun sedaerah asal.
Sedangkan ketua asrama putra, Rahmad (25), mengatakan bahwa asrama mahasiswa Kalsel belum pernah dikunjungi Yuliana hingga kini. Dia hanya tahu nama Yuliana, dan belum pernah bertemu langsung.
Ia juga mengatakan, pendataan setiap mahasiswa baru asal Kalsel tidak dilakukan di asrama tetapi ditangani organisasi Pangeran Antasari (PANTAS) sebagai organisasi masyarakat asal Kalsel.