Jasad Sopir Truk Ditemukan di Medan, Diduga Dianiaya dan Disekap karena Mencuri Buah
Kasus dugaan pencurian buah di Medan berujung tragis, seorang pria tewas dengan tubuh penuh luka dan tangan terikat. Ayah tak terima anaknya disiksa.
Ringkasan Berita:
- Seorang pria bernama Dodi Muhammad ditemukan tewas dengan kondisi tangan terikat di Kelurahan Sei Mati, Medan.
- Ia diduga menjadi korban penganiayaan setelah ketahuan mencuri buah di kebun warga.
- Polisi masih mendalami laporan saling tuduh antara keluarga korban dan pemilik kebun.
TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah kasus kriminal di berbagai daerah kerap berakhir dengan tindakan kekerasan yang dilakukan warga secara spontan.
Dari pencurian kecil hingga dugaan perbuatan asusila, tidak jarang pelaku langsung dihakimi di tempat tanpa melalui proses hukum resmi.
Di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Medan, Sumatra Utara, warga menemukan pria bernama Dodi Muhammad (30) tewas dengan kondisi tangan terikat pada Senin (6/4/2026) dini hari.
Diduga Dodi menjadi korban penganiayaan dan penyekapan setelah ketahuan mencuri buah di kebun warga.
Dalam foto yang beredar, kondisi wajah korban babak belur dan tubuhnya lebam.
Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tk II Medan untuk diautopsi.
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap kronologi penganiayaan.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, menerangkan terjadi aksi saling lapor antara korban dan pemilik kebun.
Pihaknya masih mendalami kedua laporan terkait penganiayaan dan pencurian.
"Laporan sudah diterima. Mohon doanya untuk penyelesaian. Posisi saling lapor," tuturnya.
Sebelumnya, ayah korban, Zulkarnain (56), mengaku kaget mendapat kabar jasad anaknya berada di rumah sakit.
Baca juga: Polisi Bongkar Rekam Jejak Pelaku Penganiayaan Ayah Pengantin di Purwakarta, Ternyata Residivis
Korban merupakan anak pertamanya yang bekerja sebagai sopir.
Ia mendapat informasi dari warga anaknya dituduh mencuri buah matoa.
"Hanya gara-gara buah sampai menghilangkan nyawa anak saya," ungkapnya, dikutip dari TribunMedan.com.