Rusuh Sidang di Temanggung
Kendaraan Taktis Siaga di Temanggung
Kendaraan taktis milik Brimob Polda Jateng terus disiagakan hingga malam ini, Selasa (8/2/2011) di sepanjang Jl Jenderal Soedirman Temanggung.
TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Kendaraan taktis (rantis) milik Brimob Polda Jateng terus disiagakan hingga malam ini, Selasa (8/2/2011) di sepanjang Jalan Jenderal Soedirman Temanggung. Dan sejumlah rantis lain disiagakan di Kompleks Mapolres Temanggung.
Kendaraan tersebut antara lain tiga Barracuda Brimob, dua wattercanon Gegana Brimob dan Samapta Polda Jateng, satu mobil pengangkut kawat berduri Polda Jateng, dan mobil Unit Identifikasi Polda Jateng. Selain itu, beberapa truk dan bus pengangkut personel terparkir di tepi jalan utama tersebut.
Kendaraan tersebut disiagakan pasca terjadi kerusuhan massa di Pengadilan Negeri (PN) Temanggung dan pengrusakan beberapa tempat ibadah.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Edward Aritonang dan Wakapolri Komjen Yusuf Manggabarani serta petinggi Kodam Diponegoro dan Polda Jawa Tengah, mengadakan rapat tertutup membahas kondisi keamanan pasca kerusuhan.
Akibat kerusuhan ini, bangunan yang dirusak massa antara lain Kantor Pengadilan Negeri (PN) Temanggung, di Jalan Jenderal Sudirman, Kowangan, yakni kaca dan jendelanya rusak akibat dilempari batu. Beberapa sudut gedung juga hangus, diduga karena lemparan bom molotov.
Kantor Kepolisian Resor Temanggung juga dirusak. Akibatnya, kaca pecah. Selain itu, satu unit kendaraan pengangkut personel Dalmas di depan Mapolres digulingkan massa.
Dua gereja juga menjadi sasaran amukan massa, yaitu Gereja Katolik Santo Santro Petrus dan Santo Paulus. Sekolah Kristen Graha Shekinah pun menjadi sasaran massa. Menurut Edward, kantin sekolah tersebut dibakar.