Tambang Batubara Ancam Populasi Beruang Madu
Aktivtas tambang batubara di sekitar kawasan hutan lindung sungai wain (HLSW) Kota Balikpapan
TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Aktivtas tambang batubara di sekitar kawasan hutan lindung sungai wain (HLSW) Kota Balikpapan mengancam kelestarian beruang madu, spesies langka dan dilindungi.
"Jelas tambang ancaman terbesar populasi beruang madu. Selain karena kawasan hutan ditambang, beruang madu yang kebetulan masuk ke wilayah tambang yang dulunya habitat mereka bisa ditangkap," ujar ketua panitia Hari Beruang se-Dunia, Cecilia, Kamis (10/2/2011).
Ia mengatakan, wilayah tambang sekitar HLSW yang dulunya kawasan hutan adalah habitat beruang madu. Beruang madu, kata Cecilia, memiliki perilaku hidup yang bersiklus berdasarkan kebutuhan makanan.
Beruang madu akan kembali ke tempat yang sama dalam periode waktu tertentu. "Begitu mereka kembali ke habitatnya, ternyata sudah jadi kawasan tambang. Dianggap mengganggu, akhirnya bisa ditangkap dan dibunuh," katanya.
Selain karena alih fungsi lahan hutan ke tambang batubara, alih fungsi hutan ke perkebunan dan pertanian juga memberi kontribusi ancaman. Namun tidak signifikan.